Liverpool Layak Panik, Salah Bakal Pergi Akhir Musim Ini

·Bacaan 2 menit

VIVA – Mantan penggawa Liverpool, Dejan Lovren, melempar rumor soal masa depan Mohamed Salah. Dia mengungkapkan pemain asal Mesir itu bakal meninggalkan Anfield pada musim panas mendatang.

Sejak beberapa musim lalu, Salah kerap diisukan bakal menyudahi kerja samanya bersama Liverpool setelah diminati berbagai klub top Eropa. Mulai dari Barcelona, Real Madrid, dan Paris Saint-Germain.

Namun, pada akhirnya pemain 28 tahun itu tetap bertahan dan berhasil mempersembahkan trofi Premier League untuk pertama kali buat The Reds dalam 30 tahun. Tapi, diyakini Lovren, musim ini bakal jadi musim terakhir bagi Salah untuk membela panji Merseyside Merah.

Pemain asal Kroasia itu tak asal melempar isu. Dia menyimpulkan hal tersebut dari perbincangannya dengan Salah. Kedua pemain memang dikenal sebagai teman dekat sejak bersama-sama membela Liverpool. Bahkan, masih bertahan meski kini Lovren membela Zenit St. Petersburg.

Bek 31 tahun itu mengatakan Real Madrid atau Barcelona akan jadi destinasi paling memungkinkan bagi Salah. Pasalnya, level permainan sang pemain bakal meningkat jika bergabung dengan salah satu dari kedua tim tersebut.

"Saya tak bisa berbicara atas namanya tentang apa yang direncanakannya. Tapi, saya pikir dia (akan mengambil langkah) serupa dengan saya," kata bek asal Kroasia dikutip The Sun.

"Jika dia fokus, dia benar-benar fokus di sana dan dia menunjukkannya dengan terus mencetak gol. Tapi, Anda tak pernah tahu apa yang bisa terjadi di sepakbola," jelasnya.

Kendati demikian, Lovren enggan berbicara lebih lanjut soal masa depan mantan rekan setimnya itu. Dia hanya mendoakan yang terbaik bagi kelanjutan karier Salah, terlepas dia memilih pindah atau tidak.

"Saya selalu mendoakan yang terbaik untuknya. Saya harap dia bisa memenangkan banyak trofi di Liverpool tapi sepakbola bisa berubah dengan cepat. Jadi, kita lihat saja," tutur Lovren.

Musim ini, Salah sudah mengoleksi 31 gol dari 50 laga bersama The Reds di semua kompetisi.

Dia masih bersaing ketat dengan Harry Kane dalam memperebutkan Sepatu Emas selaku top skor Premier League. Keduanya sama-sama sudah mengumpulkan 22 gol hingga 37 laga.