Liverpool Masih Percaya Diri, Newcastle United Jadi Incaran

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVA – Manajer Liverpool, Juergen Klopp mengaku dirinya adalah seorang yang selalu ingin menang. Itulah yang dia harapkan ketika memimpin tim menuju St. James Park, markas Newcastle United dalam lanjutan Premier League, Kamis dini hari 30 Desember 2020.

Tapi kadang kala keinginannya itu tak bisa diwujudkan. Salah satunya adalah ketika Liverpool ditahan imbang 1-1 melawan West Bromwich Albion, Minggu 27 Desember 2020 malam WIB.

"Saya ingin menang lebih dari apapun. Tapi, saya harus belajar begitu awal dalam hidup saya sehingga itu masih tidak terjadi setiap saat," kata Klopp, dikutip dari laman resmi klub.

"Saya suka memenangkan pertandingan sepakbola dan terutama saat Anda pantas untuk menang. Saat itu kami pantas menang dan seharusnya kami bisa lebih baik lagi," imbuhnya.

Hasil imbang tersebut dianggap banyak orang bisa menjadi pengaruh buruk bagi Liverpool jelang melawan Newcastle. Tapi, secara tegas Klopp menyatakan ketidaksetujuannya.

Menurut dia, secara psikologis anak asuhnya tidak akan bermasalah. Mengingat mereka kini ada di puncak klasemen dan belum lama menang tujuh gol tanpa balas atas Crystal Palace.

"Saya tidak yakin ini ada hubungannya dengan kepercayaan diri, ini tentang pengalaman. Sejauh ini kami berhasil. Para pemain ada dalam tim teratas usai menang 7-0, dan mereka tetap menjadi tim teratas setelah bermain imbang melawan West Brom," tutur Klopp.

Saat ini Liverpool memimpin klasemen sementara Premier League dengan koleksi 32 poin hasil dari 15 pertandingan. Mereka unggul dua angka dari Manchester United yang menguntit di bawahnya.