Liverpool Vs Atletico Madrid : Catatan Buruk Setelah 2006

Bola.com, Jakarta - Liverpool gagal melewati adangan Atletico Madrid pada Babak 16 Besar Liga Champions 2019-2020. Liverpool takluk di markas sendiri dari wakil Spanyol tersebut dengan skor 2-3.

Hasil akhir, Liverpool kalah agregat 2-4, sekaligus membuat sang juara bertahan tersungkur di Stadion Anfield. Skor tersebut mencoreng 'nama baik' Anfield, setelah sebelumnya tak pernah kalah pada 25 pertandingan di level kompetisi Eropa.

Satu yang pasti, hasil negatif tersebut mencetak jejak baru, setelah kali terakhir terjadi pada 2006. Hal itu berkaitan dengan kegagalan Liverpool melewati fase 16 Besar Liga Champions.

Pada 14 tahun lalu, Liverpool tersingkir dari fase knock-out setelah dua kali kalah saat bersua Benfica. Kala itu, Liverpool takluk 0-1 dan 0-2 dari wakil Portugal tersebut.

Padahal, Liverpool lolos dari Grup G Liga Champons 2005-2006 dengan hasil memuaskan. The Reds tak terkalahkan, dan sanggup finis pertama di atas Chelsea, Real Betis dan Anderlecht.

 

Komentar Jurgen Klopp

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, gagal membawa timnya meraih kemenangan saat bersua Watford pada laga pekan ke-28 Premier League di Vicarage Road, Sabtu (29/2/2020). The Reds takluk 0-3 dari The Hornets. (AFP/Justin Tallis)

Sayang, inkonsistensi permainan Fernando Morientes dkk membuat mereka tak berdaya di tangan Benfica. Setelah fase itu, Liverpool selalu sanggup melangkah ke babak perempat final alias lolos dari fase pertama knock-out.

Ketika catatan buruk itu terulang lagi, Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengakui kalau 'keberuntungan' sedang tak berpihak kepadanya. "Saya senang dengan penampilan tim. Kita tahu, dalam dua tahun terakhir beberapa momen keberuntungan menyertai kami di pentas Liga Champions," sebut Klopp.

Selain catatan di atas, kegagalan Liverpool juga menjadi kali pertama dalam urusan dua kekalahan. Kali pertama juga, Liverpool tak sanggup melewati fase kompetisi di Eropa dengan sistem dua leg ketik diasuh Jurgen Klopp.

Kekalahan di Anfield juga terjadi kali pertama di bawah Jurgen Klopp. Rasa malu terakhir yang dirasakan fans dan pemain Liverpool di Anfield terjadi pada Oktober 2014.

Sumber : SkySports