Liverpool Vs Tottenham Hotspur, Ujian Mental Skuad Jose Mourinho

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 2 menit

VIVA – Manajer Tottenham Hotspur, Jose Mourinho menegaskan, duel bergengsi tengah pekan ini akan menjadi ujian bagi mental para pemainnya. Pasalnya, Spurs besutan Mourinho akan menghadapi juara bertahan, Liverpool.

Spurs akan bertandang ke Anfield menghadapi Liverpool dalam lanjutan Premier League, Rabu 16 Desember 2020 (Kamis dini hari 03.00 WIB). Spurs punya rekor buruk setiap menghadapi Liverpool. Mereka selalu kalah di lima pertemuan terakhir.

Laga ini sendiri menjadi big match tengah pekan ini. Sebab kedua tim berada di papan atas klasemen sementara Premier League. Spurs dan Liverpool sama-sama mengkoleksi 25 poin dari 12 laga. Tapi Spurs lebih baik dalam agresifitas gol.

Dan Mourinho telah memberi tahu para pemainnya apa yang mereka butuhkan untuk memenangkan gelar juara Premier League musim ini. Mourinho meminta Spurs tidak seperti tim lain yang minder saat menghadapi Liverpool.

“Tim lain, mereka takut dengan laga besar, mereka tidak tampil, mereka menyembunyikan diri. Tapi dalam pertandingan kecil, mereka lebih sedikit tekanan dan tampil lebih baik. Kedua profil tim ini tidak bisa menjadi juara," kata Mou.

“Untuk menjadi juara, Anda harus berada di sana, laga demi laga, poin demi poin. Jika Anda tidak bisa mendapatkan tiga poin, Anda mendapatkan satu poin. Ini tidak hanya tentang kualitas tim tetapi juga ketahanan tim," jelas Mourinho.

Mourinho menambahkan, mentalitas menjadi faktor penting sebuah tim berpeluang juara atau tidak. Itu seperti yang pernah dilakukan Mourinho saat menukangi Chelsea dan Liverpool saat ini di bawah asuhan Juergen Klopp.

“Sangat penting mentalitas. Karena dalam momen berbeda, beberapa pemain bermain lebih banyak daripada yang lain. Dan pemain lain harus memahami bahwa mereka penting dan saatnya akan tiba bagi mereka untuk menjadi sangat penting."

“Untuk menjadi tim yang sukses, Anda membutuhkan semua hal ini bersama. Jadi sulit bagi saya mengidentifikasi mengapa Chelsea dulu juara atau Liverpool sekarang sukses. Itu adalah serangkaian faktor yang menciptakan dinamika itu."