LMAN bebaskan lahan senilai Rp47,9 triliun untuk 72 proyek strategis

Risbiani Fardaniah

Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) telah melaksanakan pendanaan pengadaan lahan untuk 72 Proyek Strategis Nasional (PSN) yang bernilai Rp47,9 triliun sejak 2016 hingga 7 Februari 2020.

Direktur Pengadaan dan Pendanaan Lahan LMAN Qoswara mengatakan 72 proyek strategis itu berupa jalan tol, jalur kereta api, pelabuhan, dan irigasi dengan total 73.580 bidang tanah seluas 113 juta meter persegi.

“Per 7 Februari 2020 LMAN telah melakukan pendanaan lahan atas 72 PSN dengan nilai Rp47,9 triliun atau kira-kira untuk 73.580 bidang tanah dengan luas 113.236.355 meter persegi,” katanya di Jakarta, Jumat.

Baca juga: 275 ribu ha tanah milik negara ditargetkan tersertifikasi hingga 2022

Qoswara merinci pendanaan pengadaan tanah itu di antaranya untuk 11 ruas jalan tol yang akan beroperasi senilai Rp15.031 triliun dan 34 bendungan yang tersebar di seluruh Indonesia seperti Sumatera, Jawa, Bali, Sulawesi, dan Nusa Tenggara senilai Rp3.323 triliun

Qoswara menuturkan LMAN bekerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga (K/L) untuk menyelesaikan proyek tersebut seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan (PUPR) terkait proyek jalan tol, bendungan, serta irigasi.

Di sisi lain, ia mengatakan pendanaan sebesar Rp47,9 triliun itu masih sekitar 43,6 persen dari total alokasi anggaran untuk tahun 2016 sampai 2019 yang sebesar Rp91.203 triliun.

Baca juga: Airlangga: 88 proyek strategis nasional selesai

Total anggaran itu memiliki rincian Rp71,35 triliun untuk 62 proyek jalan tol, Rp13,50 triliun untuk 28 bendungan, Rp4,74 triliun untuk 11 jalur kereta api, Rp900 miliar untuk satu pelabuhan, dan Rp697 miliar untuk empat irigasi.

Sementara itu, Qoswara menyatakan melalui adanya pendanaan lahan maka hak milik atas tanah yang digunakan untuk pembangunan PSN beralih kepada pemerintah dengan jaminan kepemilikan berupa sertifikat tanah.

Qoswara menyebutkan per 14 Februari 2020 LMAN telah melakukan sertifikasi kepada 5.562 bidang tanah PSN yang sekaligus merupakan bentuk legalitas atas pengadaan tanah hasil pembiayaan pemerintah guna pembangunan infrastruktur PSN.

Baca juga: 4 Proyek Strategis Nasional 2020 ada di Kaltim, ini detailnya