LMAN kumpulkan PNBP senilai Rp1,96 triliun pada 2021

·Bacaan 1 menit

Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) mengumpulkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebanyak Rp1,96 triliun pada 2021 atau 106,82 persen dari target Rp1,83 triliun.

"Walaupun kami sudah mengembangkan optimalisasi aset untuk manfaat sosial dan ekonomi, tetapi kami juga tetap menjaga target PNBP tetap dicapai di atas 100 persen," ucap Direktur Utama LMAN Basuki Purwadi dalam Taklimat Media: Kinerja LMAN 2021 dan Rencana Kinerja 2022 di Jakarta, Selasa.

Ia menjelaskan LMAN selama ini memang diberi target untuk mengumpulkan PNBP oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu), tetapi dalam rangka optimalisasi aset tidak semata-mata LMAN harus menghasilkan PNBP, namun juga harus bisa memberikan pemanfaatan yang sifatnya sosial dan ekonomi.

Untuk mengejar target PNBP, optimalisasi aset dilakukan dengan pemanfaatan finansial yang berupa penyewaan aset negara di mana hasilnya akan dimasukkan ke kas negara.

Sementara, untuk manfaat sosial dan ekonomi lebih kepada optimalisasi aset LMAN untuk bisa memberikan manfaat kepada masyarakat.

"Ke depan akan ada inisiatif-inisiatif baru dari LMAN yang justru melihatnya aset LMAN bisa bermanfaat bagi masyarakat," kata Basuki.

Menurut dia, LMAN melaksanakan kuantifikasi manfaat ekonomi sosial sebagai indikator manfaat aset selaku alat fiskal yang memberikan feedback atau umpan balik bagi perekonomian.

Aset di Jalan Gereja Ayam Jakarta yang digunakan untuk mendukung bisnis kuliner serta aset Dhanadyaksa Cikini untuk mendukung pendidikan, merupakan dua aset yang dijadikan pilot project pengukuran manfaat sosial ekonomi di 2021.

Pemanfaatan kedua aset dinilai berdampak pada pemberdayaan UMKM dan wirausaha, penciptaan lapangan kerja baru, mendorong kualitas dan kuantitas riset, serta peningkatan indeks pembangunan manusia.

Baca juga: LMAN: Alokasi pendanaan lahan pada 2022 capai Rp28,84 triliun
Baca juga: LMAN: Realisasi pendanaan lahan PSN pada 2021 jadi yang tertinggi
Baca juga: LMAN danai pengadaan tanah ruas jalan tol senilai Rp79,3 triliun

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel