Lobster Terbesar di Maine Kembali ke Samudra Atlantik

Maine (ANTARA/Reuters) - Lobster terbesar yang pernah ditangkap di Maine, yang diberi nama "Rocky" dengan cangkang cukup kuat untuk menjepit lengan manusia, dilepaskan kembali ke samudra pada pekan ini, setelah tertangkap di jaring udang nelayan pekan lalu, kata beberapa pejabat kelautan Amerika Serikat.

Hewan laut berkulit keras itu, jantan dengan ukuran sebesar anak berumur tiga tahun, dilepaskan di perairan Samudra Atlantik, kata Elaine Jones, Direktur Pendidikan bagi Department of Marine Resources di negara bagian tersebut.

"Semua kekuatannya berada di cangkang," kata Jones. "Cangkang itu bisa mematahkan lenganmu."


Lobster tersebut tertangkap di dekat desa pantai Cushing dan dibawa ke Marine State Aquarium di West Boothbay. Negara bagian itu melarang nelayan menyimpan lobster yang berukuran lebih dari lima inci, dari mata sampai ujung ekornya.

Karena bisa menyesuaikan diri dengan air di dekat akuarium tersebut, lobster itu dilepaskan di West Boothbay dan bukan di tempat hewan laut itu tertangkap.

Para ilmuwan tak bisa secara tepat memperkirakan usia lobster sebesar itu, kata Jones sebagaimana dilaporkan Reuters --yang dikutip ANTARA di Jakarta, Sabtu malam.

Laboratorium kelautan tersebut tak memiliki catatan mengenai lobster yang lebih besar yang ditangkap di negara bagian itu, katanya. Lobster terbesar di dunia pernah ditangkap dengan bobot 20 kilogram di lepas pantai Nova Scotia pada 1977, demikian Guinness Book of World Records.

Nelayan lobster di Maine menangkap sebanyak 45,4 ton lobster tahun lalu, sebagian disebabkan oleh berlebihannya penangkapan hewan laut pemangsa daging seperti ikan haddock, ikan cod dan monkfish. (tp)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.