Loeb Terkesan dengan Semangat Juang Sainz di Dakar

Muhamad Fadli
·Bacaan 2 menit

Meski berasal dari generasi berbeda, Loeb dan Sainz sering terlibat persaingan dalam satu trek. Bahkan, mereka menghabiskan waktu yang sama selama dua tahun di WRC.

Di Reli Dakar, keduanya juga berada dalam tim yang sama di Peugeot, pada 2016-2018. Pada periode itu, Sainz berhasil mengangkat trofi Touareg pada 2018, dan posisi terbaik Loeb adalah runner-up pada 2017.

“Bersama Peugeot, saya memiliki rekan setim yang bagus dan memiliki banyak pengalaman. Bukan hanya Stephane Peterhansel, tapi juga Carloz menjadi tandem saya,” kata Loeb kepada Motorsport.com.

“Saya yakin telah mempelajari banyak hal dari mereka. Ketika membicarakan banyak hal bersama-sama, saya mulai memahami beberapa detail.

“Selebihnya, saya harus menambah pengalaman sendiri. Tapi, tentu saja sangat menguntungkan bagi saya bisa bekerja sama dengan pembalap berpengalaman seperti mereka.”

Carlos Sainz merupakan salah satu pereli tertua yang rutin mengikuti ajang balap paling berbahaya di dunia itu. Namun, ia masih bisa menjadi juara bertahan bersama Mini pada Reli Dakar 2020.

Kesuksesan tersebut menginspirasi Sebastien Loeb agar bisa memiliki prestasi mengesankan meski usia tak muda lagi.

“Saya pikir Carlos salah satu pembalap terbaik di Dakar saat ini. Jika navigatornya bekerja dengan baik, saya yakin dia bisa memenangi kembali kompetisi tahun depan,” kata Loeb.

“Dia akan terus menekan, tak diragukan lagi. Saya senang melihatnya tetap berkompetisi, meski sudah tak muda lagi tapi semangat juangnya sangat besar. Itu sungguh luar biasa.”

Sebastien Loeb, ODYSSEY 21 E-SUV

Sebastien Loeb, ODYSSEY 21 E-SUV<span class="copyright">Charly López</span>
Sebastien Loeb, ODYSSEY 21 E-SUVCharly López

Charly López

Tahun ini, Sebastien Loeb mengikuti dua gelaran WRC bersama Hyundai yang diyakininya dapat membuatnya merasa lebih siap dalam menghadapi Reli Dakar 2021.

“Balapan di WRC selalu menjadi pengalaman yang bagus. Anda harus menekan setiap saat, tidak ada pengecualian, Anda harus tetap berada pada batasan,” kata Loeb.

“Bagi saya, itu membantu tetap berpikir tentang balapan, memberikan perasaan yang bagus pada mobil dan menekan hingga batas sesuai keinginan Anda. Faktanya, balapan di WRC memberikan saya keuntungan.”