Lokasi Kecelakaan Truk Maut di Bekasi Masih Ramai Didatangi Warga

Merdeka.com - Merdeka.com - Lokasi kecelakaan maut di depan SDN II dan III Bekasi Kota, Kecamatan Bekasi Barat, Kota Bekasi masih ramai didatangi warga. Mereka ingin melihat langsung tempat terjadinya kecelakaan yang menewaskan 10 orang itu.

"Kemarin pas kejadian enggak sempat lihat, soalnya jalanan macet, ini baru bisa lihat langsung," kata Irham (36), pengendara sepeda motor yang melintas di lokasi kejadian, Kamis (1/9).

Meski bukan bagian dari keluarga yang menjadi korban kecelakaan maut ini, Irham mengaku ikut bersedih. Karena selain orang dewasa, murid-murid SD juga menjadi korban hingga tewas.

"Saya lihat berita ada empat anak-anak yang meninggal, sedih kalau tahu cerita kejadiannya. Semoga keluarga korban tabah," ucapnya.

Doakan Para Korban

Ungkapan senada juga disampaikan Yani (30). Dia sengaja datang ke lokasi bekas kecelakaan maut untuk melihat langsung dan berdoa untuk para korban.

"Kebetulan pulang kerja lewat sini, jadi sekalian lihat. Ya kirim doa juga semoga almarhum diterima di sisi-Nya, dan keluarga korban diberi kesabaran," katanya.

Perempuan yang tinggal di Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi ini berharap tidak ada lagi kejadian serupa. Dia juga meminta kepada pemerintah daerah agar memberikan solusi untuk sekolah lain yang lokasinya berada di pinggir jalan raya.

"Mudah-mudahan enggak ada lagi kecelakaan, bener sedih banget. Jadi buat sekolah yang lain juga harus ada solusinya biar nggak ada korban lagi, apa lagi sekolah yang ada di pinggir jalan," katanya.

Tabur Bunga

Berdasarkan pantauan di lokasi bekas kecelakaan maut, warga tampak masih terus berdatangan bahkan hingga malam hari. Ada yang sekadar melihat-lihat, ada juga yang berdoa dan menaburkan bunga di lokasi kejadian.

Di sekitar lokasi kejadian juga tercium aroma wangi bunga mawar dan bunga bertaburan.

Kecelakaan truk trailer menabrak tiang pemancar di Jalan Sultan Agung, Bekasi Barat, Kota Bekasi pada Rabu (31/8). Akibat kecelakaan itu, 10 orang meninggal dunia, empat di antaranya murid SD. Sementara korban luka-luka mencapai 23 orang. [yan]