Lokasi Polisi Dikeroyok Geng Motor Sering Digunakan Balap Liar

·Bacaan 1 menit

VIVA – Video amatir soal anggota polisi dianiaya geng motor beredar di media sosial. Polisi yang lengkap menggunakan seragam warna cokelat itu mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan saat sedang membubarkan aksi balap liar di Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis dini hari, 8 Juli 2021.

Pria berinisial N yang merupakan warga sekitar lokasi kejadian mengungkapkan di lokasi tersebut memang kerap sekali digunakan balap liar.

“Di sini memang sering adanya balap liar, hampir setiap malam,” katanya ketika ditemui di lokasi, Jumat, 9 Juli 2021

N pun membenarkan adanya peristiwa pengeroyokan terhadap anggota polisi yang terjadi pada Kamis pagi dini hari itu.

“Memang benar ada anggota polisi yang dikeroyok pada Kamis lalu, tapi saya nggak mau ikut campur jadi saya di dalam saja,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, video amatir soal anggota polisi dianiaya geng motor beredar di media sosial. Polisi yang lengkap menggunakan seragam warna cokelat itu mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan saat sedang membubarkan aksi balap liar di Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis malam, 8 Juli 2021.

Video amatir tersebut diunggah di Instagram salah satunya oleh akun @pokdar.ps.minggu. Dalam rekaman video berdurasi 31 detik itu, terlihat polisi yang dianiaya tersebut tampak berumur tua di dorong oleh pemuda. Kemudian sejumlah pria lainnya menyusul menyerang polisi tersebut.

Dalam keterangan video tersebut menjelaskan segerembolan geng motor mengeroyok seorang anggota Polsek Cilandak saat berupaya membubarkan balap liar karena sedang dalam aturan PPKM Darurat dari 3-20 Juli 2021.

Anggota polisi yang tampak berumur tua itu didorong, dipukul dan ditendang oleh anggota geng motor. Anggota kepolisian tersebut kemudian melepaskan tembakan ke udara untuk membubarkan geng motor.

Baca juga: Anggota Geng Motor Pengeroyok Polisi di Cilandak Dicokok

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel