Lokasi Warung Taoge Goreng Legendaris di Bogor Langganan Para Presiden RI

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Taoge tentu sudah tak asing lagi bagi kita. Ada berbagai macam olahan yang memanfaatkan kecambah itu, baik sebagai hidangan utama maupun jajanan. Bahkan, tempat makan yang satu ini menyandang status legendaris berkat olahan taoge gorengnya.

Berlokasi di Bogor, tempat makan itu dikenal dengan nama Toge Goreng Ibu Hj. Omah. Dikutip dari akun Youtube ‘EnjoyAja’, Selasa, 26 Oktober 2021, warung tersebut sudah berdiri sejak 1970. Dalam video tersebut, pemilik akun mengaku mendapat rekomendasi dari akun Ngoprek Kuliner.

Ia menyambangi warung yang berlokasi di Jalan Jendral Sudirman No.23 A, Pabatom, Bogor Tengah, Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat. Di warung itu, ia bertemu dengan Acep, anggota keluarga yang kini mengurus warung makan tersebut.

Menurut Acep, warung taoge goreng tersebut adalah langganan para presiden Republik Indonesia (RI), termasuk Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Mereka kerap kali diundang ke Istana Bogor guna menyajikan jajanan taoge goreng.

"Paling sering, sih, dulu ibu Mega (Megawati Soekarnoputri). Sering, kalau ada acara keluarga juga manggil," ujar Acep yang merupakan cucu dari pendiri warung taoge goreng tersebut.

Salah satu yang menjadi ciri khas warung Hj. Omah adalah bungkusannya. Mereka tidak menggunakan daun pisang, melainkan daun patat.

Daun yang mempunyai nama latin Phrynium capitatum ini sejak lama digunakan masyarakat Bogor sebagai bahan pembungkus makanan. Daun patat banyak dijumpai di Bogor dan biasa digunakan sebagai bahan pembungkus karena diyakini banyak mengandung serat dan protein. Selain itu, tekstur daunnya halus dan elastis.

"Ini nggak gampang sobek kalau ditekan, kalau buat bungkus makanan panas juga awet. Wanginya sama rasanya masih tetap enak walaupun dibungkus seharian," ungkap Acep.

Pakai Kayu Bakar

Warung Taoge Goreng Legendaris di Bogor Jadi Langganan Para Presiden. foto: Youtube 'EnjoyAja'
Warung Taoge Goreng Legendaris di Bogor Jadi Langganan Para Presiden. foto: Youtube 'EnjoyAja'

Proses memasak taoge goreng itu juga masih menggunakan kayu bakar. "Namanya memang taoge goreng, padahal taogenya direbus. Bahan makanan lainnya juga hampir semua direbus. Tapi karena udah dikenal luas dengan nama taoge goreng, ya sampai sekarang namanya nggak berubah jadi taoge rebus misalnya," terang pemilik akun.

Makanan tersebut terdiri dari taoge, ketupat dan mi kuning yang direbus, lalu dimasukkan ke daun patat, dan barulah ditambahkan tahu. Bumbu tauco yang khas juga menambah cita rasa taoge agar semakin nikmat. Masih ada tambahan guyuran kecap manis untuk melengkapi cita rasa pedas manis taoge gorengnya. Anda juga bisa memesan dengan ketupat atau tanpa ketupat.

Menurut Acep, warung makannya bisa menjual dalam sehari kurang lebih 25 kg taoge di hari biasa dan 30 kg saat liburan. Pelanggan cukup membayar Rp18 ribu per porsi untuk mendapat taoge goreng lengkap. Ada juga menu kerupuk khas Hj Omah yang bisa dibeli dengan harga Rp8.000. Kerupuk berukuran besar itu cocok disantap bersama siraman bumbu tauco yang disediakan.

Warung taoge goreng ini buka setiap hari. Jam bukanya di masa pandemi hampir sama dengan sebelum pandemi, yaitu dari pukul 8.30 sampai 17.00 WIB.

Sudah Dikenal Luas

Warung Taoge Goreng Legendaris di Bogor Jadi Langganan Para Presiden. foto: Youtube 'EnjoyAja'
Warung Taoge Goreng Legendaris di Bogor Jadi Langganan Para Presiden. foto: Youtube 'EnjoyAja'

"Toge goreng yang sering diundang ke Istana Bogor. Duh, Ciamik!" tulis pengunggah dalam keterangan videonya. Ia pun memesan satu porsi taoge goreng dan langsung menyantapnya.

"Ini enak banget bumbunya pas nggak terlalu pedas dan menyatu banget sama ketupat, tahu dan mi nya juga. Buat yang suka pedas, ada sambalnya yang juga mereka buat sendiri, lumayan nampol pedasnya," lanjutnya.

Selain banyak yang makan di tempat, banyak juga yang membeli untuk dibawa pulang. Unggahan tersebut mendapat banyak tanggapan dari warganet. Sebagian besar menyebut taoge di warung tersebut memang enak dan legendaris karena sudah dikenal sejak puluhan tahun lalu sampai sekarang.

"Aslinya dulu GECO ( TAOGE TAUCO), zaman abah saya yang supply taogenya dan sekarang saya generasi ke-3 yang supply taogenya hahaha," komentar seorang warganet. "Emang mantap. Aku pernah ke situ dua kali. Moga laris manis, sukses selalu!" komentar warganet lainnya.

Kalau enggak sempet masak sendiri, yuk PO saja di ManisdanSedap, banyak masakan rasa rumahan yang pas buat lauk makan siangmu. Berasa dimasakin ibu.

Yuk PO Sekarang di ManisdanSedap!

Aturan di Tempat Makan, dari PSBB, sampai PPKM Level 3 - 4

Infografis Aturan di Tempat Makan, dari PSBB, sampai PPKM Level 3 - 4. (Liputan6.com/Niman)
Infografis Aturan di Tempat Makan, dari PSBB, sampai PPKM Level 3 - 4. (Liputan6.com/Niman)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel