Lolos dari Maut, Kento Momota Siapkan Mental Tampil di Olimpiade Tokyo

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pesta olahraga empat tahunan yang sempat ditunda selama satu tahun karena pandemi COVID-19 bakal dihelat pada 23 Juli hingga 8 Agustus 2021 mendatang.

Sementara itu, tantangan besar yang dihadapi adalah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung. Sudah banyak turnamen yang dibatalkan.

Malaysia dan Singapura Open yang rencananya menjadi turnamen yang akan digelar sebelum ke Tokyo juga batal karena pandemi COVID-19 yang kembali mengganas.

Berdasarkan drawing cabang olahraga bulutangkis, tunggal putra nomor 1 dunia, Kento Momota berada di grup A. Ia segrup dengan Timothy Lam (Amerika Serikat), Heo Kwanghee (Korea Selatan).

Berbicara soal Momota, kisah pilu alias tragedi berdarah terjadi saat ia memulai turnamen di 2020. Senin, 13 Januari 2020, menjadi hari yang tak pernah terbanyangkan oleh Momota, saat perjalanan menuju bandara di KM 13.7 Jalan Tol Maju sekitar 4.40 waktu Malaysia.

Meski lolos dari maut, Momota dan tiga orang penumpang lainnya menjadi korban kecelakaan maut tersebut. Mereka adalah Wiliam Thomas (tunggal putra Inggris), Morimoto Arkifuki (Fisioterapis tim Jepang) dan Hirayama Yu (tunggal putri Jepang).

Momota pun kini mulai membangun mental jelang Olimpiade Tokyo. Tak dipungkiri ia harus menjalani banyak kesulitan pasca insiden itu.

“Hal yang benar-benar saya kembangkan adalah mental. Saya harus menghadapi banyak kesulitan. Fakta bahwa saya telah bekerja keras untuk sampai ke sini memberi saya kepercayaan diri untuk mengikuti kompetisi," ujar Momota dikutip VIVA Bulutangkis dari situs resmi BWF, Rabu 14 Juli 2021.

“Saya belum dapat sepenuhnya memahami karakteristik dan gaya (saingan utama saya), tetapi itu sama untuk mereka. Semua orang berada di event yang sama, jadi Anda harus fokus memainkan permainan Anda sebaik mungkin,” kata dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel