Lolos ke APL 2020, tim AoV ELVO bertekat akhiri kebuntuan wakil-wakil Indonesia di level regional

Verdi Hendrawan

Tim Arena of Valor (AoV) milik Team ELVO sukses menghadirkan kejutan dengan melangkah ke putaran final Arena of Valor Premier League (APL) 2020. Tim yang diperkuat oleh Agung “Razor” Prasetyo ini berhasil melangkah setelah sukses menyingkirkan EVOS Esports.

Hal ini menjadi sebuah kejutan besar karena EVOS Esports merupakan tim langganan turnamen Internasional karena dalam tiga tahun terakhir seakan tak punya lawan sepadan.

Pada pertandingan yang digelar pada Minggu (31/5/2020) itu, Team ELVO sukses mengalahkan EVOS Esports dengan skor telak 2-0. Sebelum berjumpa EVOS, Team ELVO sebelumnya berhasil mengalahkan SPCE Esports dengan skor 2-1.

Meski terbilang baru, tim AoV ELVO ini dihuni oleh para pemain berpengalaman yang juga menempati top rank di leaderbord. Mereka adalah Agung “Razor” Prasetyo, Vikih “VQ” Suhendra, Ilham “Cipengz” Aldiqr, Teja “JEAN” Athobarani, Irdham “Damskii” Hilmansyah, dan Muhammad “DIY” Ardiyani.

Kendati demikian, perjalanan mereka menuju putaran final APL 2020 ini tidaklah mudah. Mereka sempat kesulitan di AoV Star League (ASL) Season 4 dan menghuni posisi ke-4 dengan rekor tiga kemenangan dan tiga kekalahan di bawah DG Esports, EVOS Esports, dan SPCE Esports.

Bahkan, titik balik yang dialami oleh ELVO untuk bisa lolos ke play-off sudah terjadi setelah week 1 ASL Season 4, ketika mereka takluk dari SPCE.

“Sejak kami kalah diawal week 1 ASL oleh SPCE, di situlah divisi AoV kami terus berlatih dan juga pastinya tidak melupakan latihan fisik serta berolahraga agar bugar. Lalu kami juga melakukan konseling dengan tim psikologis Team ELVO,” ucap owner Team Elvo, Andrew “NdRuw” Tobias, kepada ONE Esports.

Andrew “NdRuw” Tobias/ Kredit: Instagram.com/ndruwgg/

Hasil ini membuat Team ELVO berhak tampil di putaran final APL 2020 mendampingi DG Esports sebagai juara ASL Season 4 untuk menantang tim-tim terbaik dari game MOBA Mobile ini se-Asia.

Mereka akan berhadapan dengan ONE Team, Hong Kong Attitude, MAD Team, Flash Wolves (Taiwan), Team Flash, Saigon Phantom, Project H, FAPtv (Vietnam), Buriram United Esports, Bazaar Gaming, Talon Esports, dan POPS Bacon Time (Thailand).

Sadar dengan kekuatan lawan yang sangat besar, hal ini tak menyurutkan ambisi Team ELVO di penas APL 2020. Bahkan NdRuw menargetkan timnya untuk bisa mengakhiri kebuntuan wakil-wakil Indonesia setiap kali tampil di level regional AoV.

“Targetnya pasti untuk memberikan yang terbaik, tetapi tentunya yang terbaik itu adalah juara. Selama ini belum pernah terjadi tim dari Indonesia untuk disiplin game AoV bisa menjadi juara di level regional,” kata NdRuw.

“Kami ingin mengincar juara pertama. Meski kami tidak menjadi tim terbaik, setidaknya bisa menjadi omongan kalau tim asal Indonesia pernah menjadi juara pertama di level regional. Jadi selain menjadi juara, hal ini juga bisa menjadi legacy,” tuturnya.

APL 2020 ini baru akan digelar secara online pada 19 Juni hingga 26 Juli mendatang. Turnamen tersebut memiliki dia fase, yaitu Group Stage dengan format Single Round Robin dan Playoffs yang menggunakan sistem Single-Elimination Bracket.

BACA JUGA: Inilah 14 tim yang tampil di AOV Premier League 2020