Longsor di Nganjuk, Ibu dan Anak Ditemukan Meninggal

Bayu Nugraha, Nur Faishal (Surabaya)
·Bacaan 1 menit

VIVATim SAR gabungan kembali menemukan dua korban longsor yang terjadi di Dusun Selopuro, Desa/Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Senin, 15 Februari 2021. Dua korban yang diketahui seorang wanita dan anaknya itu ditemukan sudah meninggal dunia.

Data dari Kantor Badan SAR Nasional Surabaya menyebutkan, dua korban meninggal itu ditemukan sekira pukul 13.30 WIB. Jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Nganjuk untuk proses identifikasi. Dengan ditemukannya dua jasad korban yang baru itu, total korban meninggal yang sudah ditemukan dalam kejadian itu berjumlah empat orang.

Basarnas juga memperbaharui jumlah korban luka-luka dan yang hilang dari bencana longsor yang terjadi pada Minggu petang, 14 Februari 2021 itu. Data terbaru, korban yang ditemukan selamat dan hanya mengalami luka-luka sebanyak 18 orang. Adapun jumlah korban yang belum ditemukan tersisa 14 orang.

Sebelumnya, Kepala Kantor SAR Surabaya Hariadi Purnomo menuturkan, dari belasan korban yang hilang, empat di antaranya masih balita atau anak-anak. Korban hilang yang belum ditemukan itu sebagian banyak dari total 20 korban hilang berdasarkan laporan awal.

Namun, kini enam korban sudah ditemukan. Dua korban selamat dan hanya mengalami luka-luka, sementara empat lainnya ditemukan meninggal dunia. Satu di antara yang meninggal dunia diketahui tengah mengandung empat bulan.

Hariadi mengatakan, kantor SAR Surabaya mengerahkan dua tim operasi beranggotakan 15 orang dibantu tim dari Pos SAR Trenggalek. Satu unit eksavator juga dikerahkan di lokasi. "unsur SAR yang ikut dalam upaya pencarian para korban, diantaranya tim dari Polres Ngajuk, BPBD kabupaten Nganjuk, Polsek Selopuro, Koramil Selopuro, dan potensi SAR lainnya," katanya dalam keterangan tertulis.

Baca juga: Ada Empat Balita Turut Hilang Diduga Tertimbun Longsor di Nganjuk