Lonjakan arus balik di Terminal Kalideres mulai terlihat

Lonjakan arus balik penumpang di Terminal Kalideres, Jakarta Barat mulai terlihat, seiring adanya peningkatan jumlah penumpang yang tiba hingga H+2 Lebaran 2022.

"Untuk kedatangan dari kemarin sudah ada peningkatan sedikit. Kalau dilihat hari ini juga sudah mulai ada peningkatan," ujar Kepala Terminal Kalideres Revi Zulkarnain saat ditemui di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Kamis.

Menurut data pengelola Terminal Kalideres, pada Rabu (4/5) atau H+1, jumlah penumpang yang tiba berjumlah 367 orang dengan menggunakan 102 armada bus.

Angka tersebut meningkat dibanding Selasa (3/5) atau H2, dengan jumlah penumpang tiba sebanyak 213 orang dengan menggunakan 86 bus.

Adapun pada Kamis ini atau H+2 Lebaran 2022, jumlah penumpang yang tiba di Terminal Kalideres hingga pukul 12.00 WIB berjumlah 293 orang dengan menggunakan 51 bus.

Jumlah tersebut diperkirakan akan terus meningkat hingga tengah malam.

Penumpang yang tiba, kata Revi, masih didominasi oleh bus dengan trayek jarak dekat, seperti Banten, Jawa Barat dan sebagian Jawa Tengah.

Sementara itu, puncak arus balik penumpang di Terminal Kalideres diperkirakan akan mulai terjadi pada Sabtu (7/5) hingga Senin (9/5).

"Prediksi saya penumpang tiba, yang meningkat itu pada Sabtu dini hari atau H+4 sampai dengan H+6 atau Senin, 9 Mei 2022," kata Revi.

"Jumlah penumpang nanti diperkirakan antara 1.500 hingga 2.000 orang" imbuh dia.

Terminal Kalideres di Jakarta Barat kebanyakan memberangkatkan dan menerima kedatangan bus dengan tujuan Sumatera yaitu Lampung, Palembang, Padang, Medan, Bengkulu, Aceh, Pekanbaru.

Terdapat pula bus tujuan Jawa seperti Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan bus tujuan Bali serta Nusa Tenggara Barat.

Baca juga: Petugas terus siaga di Terminal Kalideres antisipasi arus balik

Baca juga: Terminal Kalideres antisipasi peningkatan arus balik pada Sabtu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel