Louise Kartika Laporkan 50 Media Pajang Fotonya sebagai Lois Owien

·Bacaan 2 menit

VIVA – Samanya nama depan seorang dokter gizi bernama Louise Kartika dengan tersangka penyebaran berita bohong soal COVID-19, dr Lois Owien membuatnya dikira sebagai si tersangka. Hasilnya banyak media online yang menggunakan foto dia sebagai ilustrasi diri dari dr Lois Owien.

Buntut hal ini, dirinya lantas melaporkan 50 lebih media online yang mencatut fotonya dan menyebut dirinya sebagai Lois Owien. Foto Louise dipakai sebagai headline berbagai macam berita tentang kontroversi dokter Lois.

"Ada sekitar 50 media online yang mencatut foto klien kami sehingga klien kami merasa tertekan," kata kuasa hukum dr Louise Kartika yaitu David Kaligis di markas Polda Metro Jaya, Jakarta pada Kamis, 15 Juli 2021.

Puluhan media online itu diduga melanggar Pasa 27 Ayat 3 Juncto Pasal 35 Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. Menurut dia, kliennya amat dirugikan karena kejadian tersebut. Hal itu pun diakui oleh Louise Kartika sendiri. Kata dia, buntut kejadian itu dirinya diserang dengan reaksi yang tidak menyenangkan dari netizen.

"Secara profesi ini juga jelas merugikan nama baik saya mempengaruhi kepercayaan pasien kepada saya, menjatuhkan kredibelitas dan karier saya sebagai seorang dokter," kata Louise Kartika.

Sebelum melakukan hal ini, dirinya mengklaim telah berupaya klarifikasi hal tersebut di media sosial dan menegaskan dirinya bukan Lois Owien.

Sayangnya, klarifikasi itu tak diindahkan dan fotonya masih sering dicatut untuk pemberitaan Lois Owien. Louise Kartika menegaskan dirinya bekerja di sebuah Rumah Sakit swasta dan keanggotaannya di IDI telah terdaftar tidak seperti Lois Owien.

"Saya juga dokter gizi di Pelatnas angkat besi di Paksi dan juga anggota komisi sport and medical di komite Olimpiade Indonesia," kata Louise Kartika lagi.

Sebelumnya diberitakan, aparat Kepolisian menangkap dr Lois Owien. Sosoknya sempat heboh beberapa hari ini, setelah videonya viral dan beredar terkait pernyataannya yang tidak percaya COVID-19.

Penangkapannya juga karena menuding pasien COVID-19 meninggal buntut obat dan menyatakan COVID-19 bukanlah virus.

"Ya ditangkap," ucap Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Komisaris Besar Polisi Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Senin, 12 Juli 2021.

Nama dr Lois Owien sedang menjadi sorotan publik. Hal itu lantaran beberapa pernyataan kontroversialnya. Secara terang-terangan wanita yang mengaku sebagai dokter itu mengatakan tidak percaya dengan virus Corona COVID-19.

Beberapa pernyataan kontroversialnya antara lain dia mengatakan bahwa COVID-19 bukan virus. Kemudian menurut dia, pasien yang meninggal akibat interaksi obat bukan karena COVID-19 bahkan dia menghina beberapa dokter yang menyangkal pernyataannya. Dia juga mengatakan tak pernah menggunakan masker saat pandemi.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel