Loyalis Amien Rais, Agung Mozin Mundur dari Partai Ummat

·Bacaan 1 menit

VIVA – Kabar mengejutkan datang dari Agung Mozin yang merupakan pendiri sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Ummat. Agung dikenal sebagai loyalis Amien Rais hingga bersama-sama mendirikan Partai Ummat.

Melalui sepucuk surat, Agung mengungkapkan keputusan pengunduran dirinya dari pengurus dan anggota Partai Ummat. Ia menyampaikan alasan ini setelah memperhatikan dengan seksama dinamika internal partai.

Dia menyinggung ada sekat-sekat informasi dan komunikasi elitis yang tidak mengedepankan akhlakul karimah.

"Seraya mempertimbangkan beragam informasi dan aspirasi para sahabat Partai Ummat di berbagai daerah termasuk sahabat-sahabat aktivis demokrasi yang istiqomah konsisten-konsekuen melawan feodalisme dan dinasti politik, dengan ini saya Agung Mozin menyatakan berhenti sebagai pengurus dan anggota Partai Ummat sebagai bentuk pertanggungjawaban etika dan moral," kata Agung dikutip dari isi suratnya, Kamis 26 Agustus 2021

Angung pun atas nama pribadi menyampaikan ucapan terimakasih karena sudah diamanahkan sebagai Wakil Ketua Umum Partai Ummat. Ia mengapresiasi peran para sahabat pengurus, anggota, dan simpatisan Partai Ummat yang telah bekerja keras hingga terbitnya pengesahan badan hukum Partai Ummat.

"Momentum terbitnya pengesahan badan hukum Partai Ummat kiranya bisa menjadi kontemplasi kerja-kerja politik ke depan. Hanya Kepada Allah kita bertawakal," jelas Agung.

Agung berharap Partai Ummat ke depan mampu menjalankan apa yang menjadi aspirasi ummat. Sebab, apa yang telah menjadi amanah kelal akan dipertanggung jawabkan.

"Semoga upaya saya dan para sahabat lainnya yang telah mengantarkan berdirinya Partai Ummat bisa dimaknai sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan di hadirat Allah SWT. Hasbunallah wani’mal wakiil, ni’mal maula wani’mannasiir. Allahu’alam," tutur eks politikus PAN itu.

Figur Agung dianggap loyalis Amien Rais. Saat Amien berkonflik dengan Zulkifli Hasan, ia kerap kali pasang badan membela Amien. Begitu pun selama di Partai Ummat, bila ada serangan yang menyudutkan Amien, ia akan memberikan pernyataan membela. Hal ini seperti Amien saat diserang Barikade 98 soal sebutan bukan bapak Reformasi tapi melainkan penumpang gelap.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel