LPDP Kelola Dana Rp 120 T Hingga Akhir 2022, Berapa untuk Beasiswa?

Merdeka.com - Merdeka.com - Direktur Kekayaan Negara Dipisahkan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan, Meirijal Nur menyebutkan, total dana abadi bidang pendidikan diperkirakan akan mencapai Rp120 triliun. Ini merupakan akumulasi selama periode 2010 sampai 2022.

Untuk 2022 sendiri, pemerintah telah mengalokasikan dana abadi bidang pendidikan sebesar Rp20 triliun, tapi dana tersebut belum sepenuhnya cair. Adapun akumulasi dana abadi bidang pendidikan sepanjang 2010 sampai 2021 sebesar Rp 99,1 triliun.

"Jadi kalau dijumlahkan dengan posisi per 31 Desember 2021 ditambah apabila semua alokasi 2022 cair maka jumlah dana abadi bidang pendidikan yang dikelola LPDP itu menjadi sekitar Rp120 triliun," katanya dalam acara Bincang Bareng DJKN, Jumat (10/6).

Rincian akumulasi dana abadi bidang pendidikan Rp99,1 triliun per 2021 diperuntukan dana abadi pendidikan Rp81,11 triliun, dana abadi penelitian Rp7,99 triliun, dana abadi perguruan tinggi Rp7 triliun, dan dana abadi kebudayaan Rp3 triliun.

Meirijal menjelaskan, berdasarkan Perpres Nomor 111 Tahun 2021 tentang Dana Abadi di Bidang Pendidikan, pengelola dana tersebut ditugaskan kepada Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Adapun dana yang dikelola LPDP adalah dana abadi pendidikan, dana abadi penelitian, dana abadi perguruan tinggi dan dana abadi kebudayaan.

Dia menegaskan, pengalokasian dana abadi bidang pendidikan merupakan komitmen pemerintah yang telah dilakukan sejak 2010 dan berlanjut hingga sekarang, guna meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia agar lebih berkualitas.

"Harapan kita SDM Indonesia semakin berkualitas dan tentu dengan adanya SDM berkualitas semua aktivitas yang kami lakukan akan berkualitas sangat bagus dan menghasilkan kesejahteraan secara menyeluruh," ucapnya.

Dana Abadi Pendidikan Terus Ditambah

pendidikan terus ditambah
pendidikan terus ditambah.jpg

Dari paparan yang disampaikan, alokasi dana abadi bidang pendidikan setiap tahunnya terus meningkat, diantaranya pada 2010 sebesar Rp1 triliun, tahun 2011 bertambah menjadi Rp3,6 triliun. Selanjutnya tahun 2012 menjadi Rp10,6 triliun pada 2012.

Namun pada tahun 2013 hingga 2015 dana abadi bidang pendidikan tetap yaitu dikisaran Rp15,6 triliun. Lanjut bertambah menjadi Rp 20,6 triliun pada 2016, Rp 31 triliun pada 2017, lalu tahun 2018 sebesar Rp 46 triliun, tahun 2019 mencapai Rp 51 triliun, tahun 2020 sebesar Rp70 triliun, dan Rp 99 triliun pada 2021.

Kendati begitu, di tahun 2023, pemerintah berkomitmen akan memberikan tambahan dana abadi bidang pendidikan.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6 [bim]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel