LPEI Beri Pinjaman Rp 50 Miliar ke Sarinah, Buat Apa?

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank memberikan Rp 50 miliar kepada PT Sarinah. Alokasi dana yang diberikan guna mewujudkan komitmennya dalam meningkatkan ekspor UMKM nasional.

Penandatanganan pemberian dana dilakukan di kantor pusat LPEI oleh Direktur Pelaksana I Dikdik Yustandi, Direktur Pelaksana II Maqin U. Norhadi, dan Direktur Utama PT Sarinah Fetty Kwartati. Kontrak tersebut dilakukan selama satu tahun ke depan.

“Pemberian biaya modal kerja dilakukan karena melihat kesamaan visi antara LPEI dan PT Sarinah untuk mendorong UMKM bisa go global,” ujar Dikdik, Rabu (22/09/2021).

Peresmian tersebut akan menjadi awal dari kolaborasi dalam mendukung UMKM. Kedua belah pihak juga sepakat untuk bekerja sama dalam menciptakan eksportir UMKM Indonesia yang unggul dan memiliki daya saing di pasar internasional.

Pemanfaatan dana yang telah dialokasikan akan mendukung UMKM agar dapat memenuhi permintaaan pembeli luar negeri. Dalam hal ini, PT Sarinah akan menjadi kurator produk UMKM yang akan dipasarkan ke lingkup global.

Strategi yang dijalankan adalah menjalin kerja sama (duty free) dengan perusahaan global sehingga produk-produk lokal asal Indonesia memiliki jaringan dan relasi secara global juga. Rencana ini disesuaikan dengan visi transformasi perusahaan yaitu mengembangkan keunggulan UMKM.

Peningkatan UMKM

Aktivitas pekerja saat menyelesaikan proyek renovasi Gedung Sarinah, Jakarta, Kamis (2/9/2021). Proyek renovasi gedung pusat perbelanjaan tertua di Indonesia tersebut ditargetkan rampung pada awal 2022. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)
Aktivitas pekerja saat menyelesaikan proyek renovasi Gedung Sarinah, Jakarta, Kamis (2/9/2021). Proyek renovasi gedung pusat perbelanjaan tertua di Indonesia tersebut ditargetkan rampung pada awal 2022. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Selain itu, peluang kerja untuk meningkatkan kapasitas UMKM pada sektor ekspor juga dilaksanakan melalui program Coaching Program for New Exporter (CPNE).

Menanggapi hal tersebut, perusahaan menunjukkan apresiasi atas dukungan dana dan biaya yang telah diberikan.

Komitmen perusahaan akan semakin dijalankan secara konsisten untuk membantu para pelaku UMKM di Indonesia bisa bersaing dengan pasar global.

“UMKM akan merasakan langsung manfaat dari fasilitas pembiayaan ini. Selain itu, kerja sama kedua belah pihak secara tidak langsung juga berkontribusi terhadap transformasi bisnis yang tengah kami lakukan,” tutup Fetty.

Reporter: Caroline Saskia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel