LPEI buka klinik pelatihan gratis, tingkatkan daya saing UKM

Risbiani Fardaniah
·Bacaan 1 menit

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank membuka layanan coaching clinic atau klinik pelatihan secara gratis dalam rangka meningkatkan daya saing pengusaha terutama di sektor Usaha Kecil dan Menengah (UKM) berorientasi ekspor.

Layanan klinik pelatihan tersebut dilakukan melalui ajang Trade Expo Indonesia (TEI) yang tahun ini digelar secara virtual mulai 10-16 November 2020.

“Semuanya dimaksudkan dengan tujuan utama agar UKM tersebut mampu mengelola usaha hingga bisa melakukan ekspor secara mandiri,’’ kata Corporate Secretary LPEI Agus Windiarto di Jakarta, Rabu.

Baca juga: LPEI bersama perbankan berikan pembiayaan UKM ekspor Rp16,1 miliar

Agus menyatakan klinik pelatihan itu akan memberikan edukasi kepada UKM mengenai mengelola keuangan, merancang desain produk, mengatur arus kas, serta memanfaatkan fasilitas pembiayaan, penjaminan dan asuransi.

Agus menuturkan pembekalan mengenai pengelolaan perusahaan ini sejalan dengan pemerintah yang terus mendukung UKM lebih berdaya saing, menembus batas menuju pasar global, dan membantu pemulihan ekonomi nasional.

Tak hanya itu, LPEI juga memfasilitasi 12 UKM untuk bertemu para calon pembeli potensial di luar negeri dalam rangka meningkatkan peluang ekspor di acara TEI 2020 ini.

Baca juga: Indonesia Eximbank beri pembiayaan UKM orientasi ekspor

Beberapa UKM binaan LPEI yang bergabung dalam ajang TEI 2020 telah mampu menembus pasar ekspor antara lain Belanda, Denmark, Jepang, China, Amerika Serikat, hingga Ghana.

Selain itu LPEI turut memberikan jasa konsultasi pengembangan ekspor kepada lembaga keuangan, BUMN/BUMD, swasta, serta produsen barang ekspor khususnya UMKM dan koperasi.

’’Upaya LPEI mempertemukan UKM binaan dengan pembeli luar negeri pada acara TEI diharapkan dapat memberi peluang bagi UKM agar mampu melakukan ekspor karena bertemu pembeli secara langsung,” ujarnya.

Baca juga: LPEI latih ratusan pelaku UKM agar tembus pasar ekspor