LPEI dan Bank Mandiri bersinergi dorong ekspor nasional

·Bacaan 1 menit

Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kementerian Keuangan melakukan kunjungan ke Bank Mandiri untuk menggali potensi kerja sama pada 2022 guna mendorong peningkatan ekspor nasional.

Direktur Eksekutif LPEI Rijani Tirtoso dalam keterangan di Jakarta, Kamis, mengatakan LPEI dan Bank Mandiri telah menjalin kerja sama baik yang sifatnya finansial maupun nonfinansial.

Dari sisi finansial dan pelaksanaan mandat yaitu layanan transaction banking dan Penjaminan Korporasi Pemerintah (Jaminah), sementara dari sisi nonfinansial keduanya bekerjasama melakukan talent exchange development program.

"Di tahun 2022 kami ingin melanjutkan dan bahkan memperluas kerja sama bisnis dengan Bank Mandiri melalui pembiayaan buyer’s credit, penjaminan dan asuransi ekspor," ujar Rijani.

Dari sisi nonbisnis, lanjut Rijani, pihaknya juga ingin mengolaborasikan Program Jasa Konsultasi LPEI dengan program yang dimiliki Bank Mandiri.

"Sehingga peningkatan eksportir baru dapat semakin terakselerasi," kata Rijani.

Sebelumnya, kedua institusi pemerintah tersebut sudah menjalin kerja sama diantaranya transaction banking (Mandiri cash management) yang mendukung transaksi ekspor di era digital.

Selain itu, ada Program Penjaminan Pemerintah dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dengan nilai Rp1,8 triliun per Desember 2021.

Pertemuan dan peluang kerja sama antar kelembagaan itu disambut baik oleh Bank Mandiri yang dihadiri oleh Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi dan Direktur Hubungan Kelembagaan Bank Mandiri Rohan Hafas.

Baca juga: LPEI gandeng Bank Mandiri kerja sama penjaminan kredit
Baca juga: LPEI temui BPK bahas akselerasi perbaikan tata kelola
Baca juga: LPEI dukung penegakan hukum dan penerapan tata kelola yang baik

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel