LSI Ungkap Penyebab Meningkatnya Kepercayaan Publik ke Kejaksaan Agung

Merdeka.com - Merdeka.com - Tingkat kepercayaan publik terhadap kinerja Kejaksaan Agung terus mengalami peningkatan. Lembaga Survei Indonesia (LSI) menempatkan Korps Adhyaksa dengan tingkat kepercayaan publik tertinggi jika dibandingkan KPK dan Polri.

Survei yang dilakukan dalam rentang 13-21 Agustus 2022 itu menempatkan Kejaksaan dengan tingkat kepercayaan 75,3 persen. KPK berada di belakang Kejaksaan dengan 73,2 persen, sementara Polri hanya mendapatkan 69,6 persen.

Direktur Eksekutif LSI, Djayadi Hanan mengatakan, setidaknya ada lima hal yang melatari tingginya kepercayaan publik terhadap kinerja Kejaksaan era Jaksa Agung ST Burhanuddin.

"Temuan kami, persepsi publik yang menilai Kejaksaan berhasil melaksanakan dan mengawasi pelaksanaan putusan pengadilan menyumbangkan angka tertinggi dengan 74 persen," katanya di Jakarta, Rabu (31/8).

Alasan kedua, dia menjelaskan, terkait pengamanan kebijakan penegakan hukum. Angkanya mencapai 73 persen. “Meningkatkan kesadaran hukum masyarakat menjadi alasan ketiga dengan angka 72 persen,” ungkapnya.

Pada temuan lain, Djayadi mengungkapkan, masyarakat banyak memberikan apresiasi terhadap Kejaksaan terkait keberhasilan melakukan penyidikan terhadap tindak pidana korupsi. Angkanya mencapai 71 persen.

“Di urutan kelima, sebanyak 69 persen masyarakat meyakini jika Kejaksaan telah melakukan penuntutan dengan hukuman yang setimpal dan adil,” jelasnya.

Dia menambahkan, peningkatan kepercayaan publik turut dipengaruhi keberhasilan Kejaksaan Agung dalam membongkar banyak kasus besar yang melibatkan hajat hidup orang banyak, seperti kasus mafia minyak goreng, mafia pupuk bersubsidi, korupsi impor garam, hingga korupsi lahan sawit dengan nilai kerugian mencapai Rp104,1 triliun. [fik]