Luapan Air Bendungan Sebabkan Banjir di 16 Lokasi Kota Tangerang

Merdeka.com - Merdeka.com - 16 lokasi banjir merendam kawasan Kota Tangerang, Minggu (13/11). Banjir disebabkan debit air dari Bendung Sarakan, Kabupaten Tangerang, yang tidak mampu menampung debit air.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Maryono Hasan menyatakan data update pukul 22.25 WIB tercatat ada 16 lokasi banjir di Kota Tangerang. Di antaranya Jembatan Alamanda 60 sentimeter, Gebang Raya 40 cm-100 cm, Persada Raya 100 cm, Garden City Residence 40 cm-100 cm.

"Disebabkan kiriman air dari Batu Belah, Bogor, air kali Ledug meningkat sehingga wilayah Gebang Raya cukup parah seperti di wilayah Garden City Residence RW 21, RW 22 dan RW 25 yang merendam hampir 532 rumah dengan ketinggian 40 sampai 100 cm," kata Maryono dikonfirmasi, senin (14/11).

Saat ini dia menerangkan, debit air dari pintu air Katulampa normal 40 cm, Batubelah normal 235 cm. Setelah sempat sebelumnya berstatus siaga 2 dengan ketinggian 355 cm. Sedangkan untuk Bendungan Pasar Baru terpantau normal di 11,64 meter, Angke Hulu normal di 84 cm.

"Seluruh petugas gabungan telah bergerak, dan terus bergerak membantu masyarakat dan melakukan penanganan. Seluruh Pintu Air Sarakan sudah dibuka dengan status Siaga I. Mobilitas masyarakat hingga saat ini dibantu oleh seluruh petugas menggunakan perahu," lanjutnya.

Sementara saat ini, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang telah menurunkan bantuan makanan di beberapa lokasi pengungsian. Ratusan petugas gabungan Satpol PP, Dishub, BPBD, Dinkes, PUPR hingga pertamanan juga diturunkan membantu masyarakat. Seperti evakuasi korban banjir, pendirian dapur umum, posko banjir hingga posko kesehatan.

"Jika hujan dengan intensitas tinggi tidak kembali turun diperkirakan banjir akan surut total pada hari Senin (14/11). Semoga cuaca cerah, sehingga kondisi air bisa segera surut. Normalisasi terus dilakukan, dengan harapan antrian air bisa lebih cepat," harapnya.

Sebagai informasi, masyarakat Kota Tangerang dapat membuat laporan atau permohonan bantuan ke BPBD melalui emergency call center 112 atau nomor piket 24 jam di 021-5582144. [cob]