Luar Biasa, Pemanah Beregu Putri Korea Selatan Rebut Emas di 9 Olimpiade Secara Beruntun

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Tim panahan beregu putri Korea Selatan kembali menorehkan tinta emas di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Ini menjadi emas kesembilan secara beruntun bagi Korsel dari cabang yang sama di Olimpiade.

Seperti dilansir dari situs resmi Olimpiade Tokyo 2020, tim panahan beregu putri Korea Selatan, berhasil mengamankan medali emas setelah di final mengalahkan wakil Rusia yang pada Olimpiade kali ini tidak membawa bendera negaranya. Bertanding di Yumenoshima Field, srikandi-srikandi Negeri Ginseng kali ini diwakili An San, JANG Minhee, dan KANG Chaeyoung menang telak dengan skor 6-0.

Berkat kemenangan ini, tim panahan putri Korea Selatan telah mempertahankan emas Olimpiade dari nomor yang sama selama sembilan kali. Prestasi yang mampu menyamapi rekor yang ditorehkan tim renang AS untuk nomor 4x100 m gaya ganti putra dan Kenya untuk steeplechase 3000 meter.

An San yang baru berusia 20 tahun tidak menyangka mampu menorehkan sejarah baru di dunia panahan. "Ini belum pernah terjadi sebelumnya. Kami punya ambisi dan target memenangkan cabang beregu dan kami melakukannya dengan baik," kata An San seperti dilansir dari Reuters.

Bagi An San, ini merupakan emas kedua yang diraihnya di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Sebelumnya dia juga berhasil mengamankan medali yang sama dari nomor ganda campuran. An San juga masih akan tampil di nomor tunggal, tapi mengaku sudah tidak terlalu terbeban untuk meraih medali.

"Saya sudah mencapai tujuanku, dan sekarang saya akan menikmati penampilan di perorangan."

Digdaya Sejak Kalahkan Wakil Indonesia

Mantan pepanah nasional, Lilies Handayani menjadi satu di antara beberapa pembawa obor Asian Games 2018 di Malang. (Bola.com/Aditya Wany)
Mantan pepanah nasional, Lilies Handayani menjadi satu di antara beberapa pembawa obor Asian Games 2018 di Malang. (Bola.com/Aditya Wany)

Hegemoni tim panahan putri Korea Selatan di ajang Olimpiade Tokyo 2020 bermula dari Olimpiade yang berlangsung di Seoul, Korea Selatan, 1988 lalu. Saat itu, tiga pemanah putri Korsel, Kim Soo-nyung, Wang Hee-kyung, Yun Young-sook berhasil merebut emas di Hwarang Archery Field.

Sementara medali perak jatuh ke tangan trio srikandi Indonesia, Lilies Handayani, Nurfitriyana Saiman, Kusuma Wardhani. Ini sekaligus menjadi medali pertama Indonesia di ajang Olimpiade.

Keberhasilan tim panahan putri Korea Selatan, sejak saat itu tidak terkalahkan. Dari Olimpiade ke Olimpiade mereka berhasil memboyong emas dari nomor yang sama hingga 9 kali berturut-turut.

Jadwal Panahan Kontingen Indonesia

Sementara itu, Indonesia kembali mengirimkan wakilnya untuk tampil di cabang panahan pada Olimpiade Tokyo 2020. Sayang, hingga saat ini belum satupun medali yang berhasil diraih.

Wakil Indonesia yang terdiri dari 3 pemanah putra dan satu putri bakal kembali tampil di nomor individu. Simak jadwal pertandingannya pada tautan ini..

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel