Luas Panen Padi hingga April 2021 Naik Capai 4,86 Juta Hektare

Fikri Halim, Arrijal Rachman
·Bacaan 2 menit

VIVA – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, berdasarkan hasil survei Kerangka Sampel Area (KSA), realisasi panen padi sepanjang 2020 sebesar 10,66 juta hektare atau turun 0,19 persen dibandingkan realisasi panen padi 2019.

Sedangkan untuk 2021, Kepala BPS Suhariyanto mengatakan potensi panen sepanjang Februari-April 2021 diperkirakan seluas 4,45 juta hektare. Pada Januari 2021 sendiri, luas panen padi 413,09 ribu hektare.

Dengan demikian, dia mengatakan, total potensi luas panen padi pada Januari–April 2021 mencapai 4,86 juta hektare, atau naik 26,53 persen dibandingkan Januari– April 2020 yang sebesar 3,84 juta hektare.

"Jadi kalau kita lihat angka potensi untuk luas panen pada 2021 ini masih sangat bagus. Biasanya ada selisih cukup tinggi antara angka potensi dengan angka realisasi," tuturnya, Senin, 1 Maret 2021.

Baca juga: Gugat Pemerintah, Tommy Soeharto Sebenarnya Berharap Mediasi

Dari data tersebut, dia melanjutkan, produksi padi pada Januari 2021 sebesar 2,06 juta ton Gabah Kering Giling (GKG) dan potensi produksi sepanjang Februari hingga April 2021 mencapai 23,31 juta ton GKG.

Dengan begitu, total potensi produksi padi pada Januari–April 2021 diperkirakan sebesar 25,37 juta ton GKG, atau naik sekitar 26,88 persen dibandingkan subround yang sama pada 2020 yang sebesar 19,99 juta ton GKG.

Tiga provinsi dengan potensi produksi padi dalam hal ini berbentuk GKG tertinggi pada Januari hingga April 2021 dikatakannya adalah Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat.

Sementara itu, tiga provinsi dengan potensi produksi padi terendah pada periode yang sama adalah Kepulauan Riau, DKI Jakarta, dan Papua Barat. Dia memperingati potensi risiko gagal akibat cuaca buruk awal tahun ini.

"Yang perlu kita waspadai adalah curah hujan yang tinggi sehingga bisa saja menjadi ancaman gagal panen dan juga adanya banjir yang sudah kita lihat terjadi di sentra produksi seperti Jateng, Jabar dan Kalsel," ucapnya.

Jika dikonversikan menjadi beras untuk konsumsi pangan penduduk, produksi padi pada Januari 202 sebesar 1,18 juta ton beras, dan potensi produksi beras sepanjang Februari-April 2021 sebesar 13,36 juta ton beras.

Potensi produksi beras pada Januari–April 2021 diperkirakan mencapai 14,54 juta ton beras atau naik 26,84 persen dibandingkan dengan produksi beras pada subround yang sama pada 2020 sebesar 11,46 juta ton.