Luas wilayah operasi Madago Raya capai 500.000 Hektare

·Bacaan 2 menit

Data pihak Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah, luas areal wilayah operasi Madago Raya dalam mencari sisa anggota Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, mencapai 5.049 kilometer persegi atau sekitar 504.900 Hektare.

Menurut Kepala Satgas Humas Madago Raya, Komisaris Besar Polisi Didik Supranoto, wilayah seluas itu dibagi menjadi empat sektor. "Wilayah operasi Madago Raya yang dibagi dalam empat sektor itu, memiliki luas kurang lebih 5.049 kilometer persegi," jelasnya, Kamis 13/01.

Empat sektor itu terbagi dari sektor I yakni, wilayah Poso Pesisir dan Poso Pesisir Selatan dengan luas 613 kilometer persegi (61.300 Hektare), sektor II yakni wilayah Poso Pesisir Utara 457 kilometer persegi (457.000 Hektare).

Baca juga: Koopsgabsus TNI kejar empat DPO teroris MIT di Poso

Sementara sektor III meliputi wilayah Parigi Moutong dengan luas 1.381 kilometer persegi (138.100 Hektare), dan sektor IV, meliputI wilayah Kabupaten Sigi hingga lembah Napu, Kabupaten Poso dengan luas 2.598 kilometer persegi (259.000 Hektare).

"Sektor empat inilah yang paling luas dari pada sektor-sektor yang lain," kata dia.

Baca juga: Cari sisa DPO, Satgas sisir wilayah hutan Sigi hingga Lembah Napu Poso

Medan operasi ini juga masih menjadi kendala satgas dalam mencari sisa kelompok penyebar teror MIT Poso.

Masih tersisa tiga anggota MIT Poso yang masuk dalam DPO, yakni Askar aliad Jaid alias Pak Guru, Nae alias Galuh alias Muklas, dan Suhardin alias Hasan Pranata. Ketiga orang DPO MIT Poso ini ditengarai masih berkeliaran di pegunungan Kabupaten Poso, Kabupaten Parigi Moutong, dan Kabupaten Sigi.

Satgas Madago Raya juga terus mengimbau kepada tiga anggota MIT Poso segera menyerahkan diri. Warga juga jangan sampai memberikan bantuan dalam bentuk apapun kepada kelompok yang beraksi secara sangat kejam di luar nalar kemanusiaan itu.

Baca juga: Koopgabsus Tricakti TNI sebut 7 teroris Poso tewas sepanjang 2021

"Kepada warga masyarakat di lokasi wilayah operasi untuk menghentikan memberikan bantuan makanan atau bantuan dalam bentuk lainnya, karena ada konsekuensi hukum bila ditemukan di lapangan," katanya.

Data Polda Sulawesi Tengah,Operasi Madago Raya pada 2021, melibatkan 1.357 personil, terdiri 267 personel TNI dan 1.089 polisi.

Baca juga: Satgas Madago Raya intensifkan pengejaran 4 DPO MIT Poso

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel