Lubang Hitam adalah Planet Sembilan?

Lazuardhi Utama, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Para astronom meyakini bahwa ada planet masif yang letaknya jauh di luar orbit Neptunus yang mengorbit Matahari. Namun, setelah bertahun-tahun mencari planet pengganti Pluto, para ilmuwan belum menemukan dunia yang mereka sebut sebagai 'Planet Sembilan'.

Mereka lalu mempertimbangkan kemungkinan Planet Sembilan bukanlah sebuah planet, melainkan mini black hole atau lubang hitam kecil yang dapat dideteksi dari radiasi yang dipancarkan di tepinya yang disebut 'Radiasi Hawking'.

Baca: Gambar Ini Terlihat Indah, Aslinya Mengerikan

Selama berabad-abad, para astronom telah menggunakan variasi orbit planet untuk memprediksi keberadaan planet baru. Ketika orbit planet tidak cukup sesuai dengan prediksi, mereka memperbarui fisika dengan teori gravitasi yang lebih baik atau menambahkan lebih banyak planet.

Jika Planet Sembilan memang ada di luar sana maka kemungkinan berada begitu jauh dari Matahari, sehingga manusia tidak dapat mengamati, bahkan dengan teknologi canggih saat ini. Padahal, astronom sudah melakukan pemindaian yang paling dalam dan paling sensitif tapi hasilnya tetap nihil.

Hipotesis alternatifnya adalah Planet Sembilan bukanlah planet, melainkan lubang hitam kecil. Kecil di sini bisa berarti seukuran planet.

Menjadi sangat menarik bagi para astronom karena lubang hitam yang kita ketahui selama ini di alam semesta berasal dari kematian bintang-bintang yang masif.

Massa bintang masif ini tidak lebih kecil dari 10 massa Matahari. Saat membentuk lubang hitam atau black hole, massa minimumnya menjadi 5 kali massa Matahari, menurut situs Live Science, Kamis, 18 Maret 2021.

Tapi lubang hitam yang lebih kecil dari itu kemungkinan terbentuk dalam kondisi ekstrem di awal alam semesta terbentuk. Pengamatan kosmologi telah mengesampingkan sebagian besar model pembentukan lubang hitam purba, tapi tidak untuk lubang hitam seukuran planet.

Dengan demikian, apabila para ilmuwan dapat memastikan bahwa sebuah lubang hitam kecil sedang mengorbit Matahari, maka hal itu dapat memberikan pandangan yang menarik pada salah satu misteri terbesar di kosmologi modern.