Ludrukan Bareng Kirun dan Kartolo, Cak Imin: Seni Budaya Dapat Selamatkan Bangsa

Merdeka.com - Merdeka.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar melakukan safari politik ke Bumi Reog Ponorogo, Jawa Timur. Cak Imin atau Gus Muhaimin demikian sapaan akrabnya bersilaturahmi dan menyapa masyarakat Bumi Reyog di Alun-alun Bantarangin.

Masyarakat yang sudah haus hiburan semenjak pandemi covid-19 melanda Indonesia, tumpah ruah di halaman alun-alun untuk menyaksikan langsung sosok Cak Imin dari dekat dan menikmati hiburan ludruk dengan bintang tamu Kirun dan Kartolo. Tidak hanya penuh penonton, pedagang kali lima memadati sepanjang jalan menuju Aalun-alun Batarangin.

Dikatakan Cak Imin, pagelaran seni budaya seperti ludruk bukan hanya sekedar memberikan hiburan, namun sebagai upaya untuk melestarikan agar budaya yang dimiliki Indonesia tetap bertahan dan berkembang.

"Kita tidak boleh melupakan tradisi dan budaya kita. Selain bersilaturahmi, kita semua kumpul di sini untuk nguri uri budaya dan tradisi. Tentu kita semua sudah rindu panggung hiburan karena dua tahun dilanda pandemi," ujar Cak Imin, Senin (20/6).

Lebih lanjut Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa ini mengajak masyarakat untuk bersukur. Karena berkat salawat virus corona dapat minggat, sehingga panggung hiburan dapat kembali digelar dan roda perekonomian kembali berputar normal.

Kepada para seniman dan penonton, Cak Imin menyampaikan tentang 3 hal yang dapat menyelamatkan persatuan Indonesia, yakni Agama, Budaya dan Masyarakat yang bekerja keras.

"Selain agama dan masyarakat yang bekerja keras, seni budaya ini merupakan instrumen untuk dapat menyelamatkan persatuan bangsa. Kondisi sesulit apapun dengan seni dan budaya kita tetap guyub rukun bersatu padu sati sama lain," Imbuh Cak Imin

Cak imin juga berkomitmen untuk mendorong pemerintah agar lebih serius memperhatikan nasib seniman. Sebab seniman dinilai berjasa menumbuhkan kebahagiaan melalui hiburan. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel