Luhut ajak Sandiaga Uno-Sakti Trenggono kawal restorasi terumbu karang

Risbiani Fardaniah
·Bacaan 2 menit

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengajak dua jajaran barunya yakni Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dan Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono untuk ikut mengawal program restorasi terumbu karang.

Dalam unggahan terbaru di akun Instagram pribadinya @luhut.pandjaitan, Selasa, Menko Luhut juga mengajak Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar ikut mengelola kekayaan alam tersebut secara berkelanjutan dengan kehidupan penduduk pesisir sebagai fokusnya.

"Kita harus dukung mereka melindungi kekayaan alam di halaman depan mereka demi kesejahteraan masyarakat pesisir yang bersentuhan langsung dengan laut Indonesia," kata Menko Luhut.

Menko Luhut menuturkan sebagai bangsa maritim, Indonesia diberi anugerah oleh Tuhan Yang Maha Esa dengan menjadi pusat keanekaragaman hayati laut dunia. Indonesia menjadi jantung segitiga terumbu karang atau Coral Triangle Region dengan lebih dari 569 jenis karang dan jadi bagian yang paling luas dari sebuah wilayah yang berisi sekitar 76 persen spesies karang dunia dan 37 persen spesies ikan terumbu karang dunia.

Baca juga: Program restorasi terumbu karang terbesar ditargetkan selesai Desember

Tak hanya itu, keanekaragaman hayati laut Indonesia juga mengundang kekaguman para wisatawan lokal maupun mancanegara yang memang secara khusus datang ke Indonesia untuk melakukan aktivitas menyelam.

"Para penyelam ini datang dari seluruh dunia berkunjung ke Indonesia untuk bisa melihat langsung kekayaan bawah laut Indonesia. Dua diantara lokasi menyelam terbaik di Indonesia ada di Komodo, NTT, dan di Raja Ampat, Papua," kata Menko Luhut.

Ia mengatakan keunggulan ekosistem laut Indonesia harus dijaga dan dikelola sebaik-baiknya secara berkelanjutan. Pasalnya, laut adalah aset terbesar dan paling berharga yang dimiliki Indonesia.

"Karena itulah saya rasa kita semua perlu mengintegrasikan tenaga dan sumber daya lewat kolaborasi antar K/L terkait untuk mewujudkan kelestarian keanekaragaman hayati laut Indonesia," kata Menko Luhut.

Baca juga: Pemerintah siap luncurkan program padat karya restorasi terumbu karang

Pemerintah sendiri telah meluncurkan Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Padat Karya Restorasi Terumbu Karang di Bali dan program Rehabilitasi Mangrove 2021-2024.

Menko Luhut meminta seluruh pihak terkait, termasuk jajaran menteri di bawah koordinasinya, bisa ikut memastikan implementasi program tersebut di lapangan secara transparan, akuntabel, dan efektif.

"Demi terwujudnya konservasi dan rehabilitasi ekosistem laut Indonesia sehingga kelak anak cucu kita bisa menikmati lestarinya keanekaragaman hayati laut Nusantara yang kaya ini," pungkasnya.

Baca juga: Ditawari bantuan Bank Dunia, Luhut minta bantu rehabilitasi mangrove