Luhut: Bali Dapat 1,5 Juta Vaksin AstraZeneca pada April 2021

Dusep Malik, Mohammad Yudha Prasetya
·Bacaan 1 menit

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Gubernur Bali, Wayan Koster, perihal alokasi vaksin AstraZeneca yang akan diberikan kepada masyarakat Pulau Dewata tersebut.

Sebab, pemerintah diakui Luhut telah menetapkan bahwa Provinsi Bali akan memperoleh 1,5 juta dosis vaksin AstraZeneca, yang akan diberikan dalam waktu dekat di sekitar April 2021 mendatang.

"Kami akan berbicara kepada Gubernur (Bali) terkait vaksin AstraZeneca, yang akan lebih banyak untuk Bali. Jadi kami harap Bali bisa memperoleh 1,5 juta vaksin. Harapannya di bulan ini atau bulan depan," kata Luhut dalam telekonferensi, Jumat 26 Maret 2021.

Luhut berharap alokasi 1,5 juta vaksin AstraZeneca itu bisa membantu masyarakat Bali, dalam upayanya membangun kembali iklim pariwisata khususnya bagi para wisatawan domestik. Sebab, Luhut mengaku jika sektor pariwisata menjadi salah satu andalan utama bagi pemerintah, dalam memulihkan kembali kondisi perekonomian nasional.

"Karena pariwisata itu adalah salah satu sektor terpenting bagi kami, dan Bali adalah salah satu targetnya. Jadi kami akan terus berupaya keras," ujar Luhut.

Luhut menambahkan, wisatawan domestik berperan penting dalam pertumbuhan sektor pariwisata, karena sekitar 90 persen dari total wisatawan di Indonesia adalah wisatawan domestik.

"Wisatawan mancanegara sangat penting. Tapi kalau pemerintah bisa meningkatkan lebih banyak lagi wisatawan domestik, itu juga bisa membantu sektor pariwisata kita," kata Luhut.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Bali, Wayan Koster, menyambut baik langkah pemerintah tersebut. Meskipun, dia mengaku bahwa pihaknya juga telah menyampaikan permintaan kepada pemerintah pusat, untuk memvaksinasi tiga juta orang penduduk Bali.

"Bali akan diprioritaskan untuk divaksinasi. Dari total 4,5 juta penduduk, sekitar 70 persenya atau tiga juta penduduk itu kami mohon agar bisa divaksin," ujarnya.