Luhut: Karena COVID-19, Indonesia tingkatkan kualitas di dalam negeri

Ahmad Wijaya
·Bacaan 1 menit

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan karena pandemi COVID-19, pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas fasilitas di dalam negeri agar masyarakat bisa membelanjakan uang mereka di Tanah Air.

"Kami senang sejauh ini tidak ada orang yang bepergian keluar Indonesia, dengan demikian kami jadi meningkatkan kualitas fasilitas kesehatan, pariwisata, dan lainnya di Indonesia," katanya dalam paparan pada acara The 7th Singapore Dialogue on Sustainable World Resources (SDSWR) secara virtual di Jakarta, Rabu.

Dengan demikian, masyarakat Indonesia bisa membelanjakan uang mereka di dalam negeri sehingga roda ekonomi bisa terus berputar.

Luhut menambahkan, selain mendorong peningkatan kualitas di segala bidang, pandemi COVID-19 juga dinilai memiliki sisi positif untuk bisa mendisiplikan masyarakat. Ia mencontohkan soal penggunaan masker yang kini semakin masif dilakukan, terlebih karena ada sanksi jika melanggar kewajiban tersebut.

"COVID-19 ini kita lihat memberi dampak positif, karena ini saat bagi kami untuk melakukan reformasi banyak hal di negara ini. Orang asing tidak menyadari apa yang kami lakukan saat ini, bahkan orang domestik juga tidak sadar bahwa kami melakukan banyak reformasi," katanya.

Sebelumnya, Luhut mengatakan pandemi COVID-19 telah mendorong reformasi di sejumlah bidang di Indonesia, meski di sisi lain dampaknya dinilai cukup menyakitkan. Sejumlah reformasi itu di antaranya di bidang kesehatan hingga energi.

Luhut pun kerap mengatakan reformasi karena kondisi pandemi, misalnya, Indonesia yang tadinya sangat bergantung pada impor kini mulai mendorong kemandirian untuk bisa memasok sendiri kebutuhan farmasi dalam negeri.

"Meski COVID-19 sangat menyakitkan bagi semua orang, tapi ini juga jadi berkah buat kami karena kami jadi bisa banyak melakukan reformasi di negara ini," katanya di hadapan investor dan perwakilan pemerintah Australia, di Jakarta, pada September lalu.

Baca juga: Luhut: Vaksinasi COVID-19 dimulai minggu ketiga Desember
Baca juga: Luhut tegaskan langkah Indonesia dukung ekonomi hijau