Luhut Pandjaitan: Selesai 2024, Saya Pensiun

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyebut akan pensiun di 2024 mendatang. Tahun tersebut, Luhut tak mau lagi menjadi pejabat di pemerintahan.

Diketahui, 2024 adalah habisnya masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo di periode keduanya. Luhut disebut-sebut menjadi menteri andalan Jokowi untuk berbagai persoalan, termasuk dalam menangani Covid-19 di Indonesia.

"Waktu saya, 2024, selesai saya pensiun, ndak mau lagi saya macam-macam (menjadi pejabat)," kata dia dalam sambutannya di Ibadah Syukur Awal Tahun Kantor Pusat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP), dikutip Rabu (11/1).

Menurut Luhut, setiap orang ataupun pejabat memiliki waktunya sendiri. "Jadi saya tahu, karena saya tahu di bawah langit ini semua ada waktunya," ungkapnya.

Luhut menegaskan, setiap pejabat memiliki periodenya masing-masing. Sehingga tidak bisa terus menerus menjabat salah satu posisi, seiring berjalannya waktu, masa pejabat akan habis.

"Kita sebagai pejabat, jangan merasa selamanya jadi pejabat, its a mater of time, semua waktumu ada," tegasnya.

"Tidak boleh kita memaksakan diri kita melawan itu, tidak ada yang abadi, yang abadi itu adalah tuhan tadi, itu mesti kita pegang," kata Luhut.

Sinyal-Sinyal Pensiunnya Luhut

Menurut catatan Liputan6.com, sebenarnya sinyal Menko Luhut pensiun ini bukan kali pertama. Beberapa waktu lalu ia pernah mengungkap hal senada.

Namun, pada waktu itu dia menegaskan penolakannya terkait dengan tawaran menjadi calon wakil presiden.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan dirinya menolak diusung menjadi calon wakil presiden (Cawapres) pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

Menko Luhut menyatakan, hingga saat ini dirinya tak pernah terbesit untuk melanjutkan kiprahnya di dunia politik selepas masa jabatannya sebagai menteri habis pada 2024 mendatang.

"Enggak, saya sudah bilang saya tak terpikir untuk ke situ lagi, saya 2024 saya pikir sudah cukup lah," kata Luhut saat ditemui di Ciputra Artpreneur, Jakarta, Sabtu (29/10/2022).

Semua tawaran menjadi cawapres baik dari partai politik maupun aspirasi dari masyarakat akan dia tolak. Sebab, dirinya saat ini masih fokus menjalankan tugasnya sebagai pembantu presiden di Kabinet Indonesia Maju hingga 2024 mendatang. "Iya (tawaran cawapres ditolak)," katanya tegas.

Reporter: Arief Rahman Hakim

Sumber: Liputan6.com [idr]