Luhut: Prajurit TNI-Polri Punya Posisi Sama, Jangan Ada Arogansi

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berpesan kepada TNI-Polri untuk tetap berkoordinasi dalam pengamanan acara Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali. Dia tak ingin TNI-Polri justru saling arogansi satu sama lain.

Hal itu disampaikan Luhut ketika meninjau Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Pengamanan VVIP KTT G20 2022 yang dilihat dari akun instagramnya, Selasa (8/11).

"Saya tetap mengimbau kepada semua prajurit gabungan TNI dan Polri bahwa kalian punya posisi yang sama, untuk itu harus saling koordinasi. Jangan ada arogansi, semua harus saling sharing dan back up satu sama lain untuk keselamatan semua terlebih lagi untuk keberhasilan jalannya acara," tulis Luhut.

Meski begitu, ia melihat seluruh mekanisme dan pengamanan VVIP KTT G20 yang dijelaskan oleh Panglima TNI Andika Perkasa dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo sudah cukup baik dan solid.

"Kalau kita terintegrasi, tidak ada yang bisa melawan kita. Pesan itu saya sampaikan hari ini di hadapan para perwira saat meninjau Apel Gelar Pasukan Dalam Rangka Pengamanan VVIP KTT G20 2022," ucap Luhut.

Menurutnya, pasukan pengamanan adalah salah satu kunci sukses berjalannya sebuah acara. Terlebih, pasukan pengamanan TNI-Polri punya peran penting dalam menjamin keamanan pemimpin dunia di G20.

"Pasukan pengamanan adalah garda terdepan sekaligus salah satu kunci sukses berjalannya sebuah acara. Terlebih pasukan pengamanan VVIP ini yang tugasnya adalah menjamin keamanan dan keselamatan Kepala Negara dan delegasi KTT G20," kata Luhut. [tin]