Luhut Prediksi Kasus COVID-19 Melandai di Tengah Juli 2021

·Bacaan 1 menit

VIVA – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan, memprediksi bahwa kasus COVID-19 akan mulai melandai pada sekitar tengah Juli 2021 mendatang.

Dia mengakui, dalam beberapa hari terakhir ini angka kasus COVID-19 memang terus merangkak naik, di mana angka konfirmasi positif harian yang paling tinggi berada pada 3 Juli 2021 yang mencapai hingga 27.900-an kasus.

"Tanggal 4 Juli turun menjadi 27.200-an, dan ini bisa naik terus kalau kita tidak disiplin," kata Luhut dalam telekonferensi, Senin 5 Juli 2021.

Meski demikian, Luhut memprediksi bahwa penurunan kasus COVID-19 itu akan terjadi dalam beberapa waktu ke depan. "Kita berharap kira-kira 10-12 hari lagi akan terjadi penurunan (kasus COVID-19)," ujarnya.

Dia juga berharap bahwa penurunan kasus COVID-19 itu dapat terjadi lebih awal. Mengingat, angka kesembuhan pasien COVID-19 di Indonesia terbilang cukup tinggi, dibandingkan dengan negara-negara lainnya.

"Karena tingkat kesembuhan Indonesia juga sangat tinggi, yaitu Indonesia nomor dua di dunia setelah Rusia," ujarnya.

Diketahui, pemerintah menargetkan PPKM Darurat yang diberlakukan pada periode 3-20 Juli 2021, mampu menurunkan kasus harian COVID-19 hingga mencapai di bawah 10 ribu pasien per hari.

Sementara itu, data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menunjukkan bahwa sejak pekan terakhir Juni 2021, jumlah kasus harian positif nasional hingga saat ini terus meroket di atas 20 ribu kasus.

Guna mengantisipasi lonjakan kasus, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah mendorong rumah sakit untuk melakukan konversi tempat tidur, dengan meningkatkan kapasitas menjadi 30-40 persen untuk merawat pasien COVID-19.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel