Luhut saat Rapat di DPR: Jangan Dipikir Saya Ngurusi Semua, Itu Perintah Presiden

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menuturkan, banyak tugas yang diserahkan kepada dirinya karena sesuai tupoksi sebagai menteri koordinator. Luhut mengatakan tugas tersebut merupakan perintah Presiden Joko Widodo dan sesuai dengan bidang kementerian yang dinaunginya.

"Jangan saya dipikir ngurusi semua pak, saya ngurusi semua di bidang saya dan yang diperintahkan presiden, saya ulangi, diperintahkan presiden," kata Luhut saat rapat kerja dengan Banggar DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (9/6).

Luhut mengaku hanya mengerjakan tugas yang bisa ia kerjakan. Apalagi umur sudah kepala tujuh. Ia menjelaskan ada 27 tugas yang semuanya merupakan perintah Presiden Joko Widodo.

"Saya ini juga bukan lagi, 75 tahun, jadi saya tahu diri, jadi ya kalau saya bisa kerjain, saya kerjain. Tapi kalau Anda lihat fungsi di sini, pelaksanaan fungsi lain dari presiden, ini bukan saya yang membuat ini tahun 2019 yang membuat ini pak profesor siapa menko pertama. Beliau yang membuat," tegas Luhut.

Luhut pun bilang, sebaiknya bertanya kepada Presiden Joko Widodo alasan masih memberinya tugas.

"Jadi saya melaksanakan perintah presiden saja. Kenapa presiden mau memberikan itu? ya tanya presiden," kata Luhut.

Tugas yang diberikan Jokowi, kata Luhut, selalu ia kerjakan dengan baik. Tidak ada tugas yang diperintahkan Jokowi tidak diselesaikan. Ia menjamin, akan menyampaikan kepada Jokowi bila tidak mampu mengerjakan tugas yang diberikan.

"Tapi saya pikir sampai hari ini tidak ada yang saya tidak deliver apa yg diberikan oleh presiden, itu saya pikir saya bisa jamin kepada bapak ibu sekalian karena kalau saya tidak bisa saya akan bilang kepada bapak presiden mungkin bapak presiden memberikan kepada yang lain," kata Luhut. [rhm]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel