Luhut: Tiket Naik Candi Borobudur Rp750 Ribu, Kami Tunda Dulu

Merdeka.com - Merdeka.com - Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan memutuskan kenaikan tarif Candi Borobudur Rp750 ribu ditunda. Keputusan itu dibuat usai ada perdebatan di publik, selain itu, pihaknya masih akan melakukan evaluasi terkait pengelolaan Borobudur.

"Jadi soal tiket itu saya kira kita hold aja dulu. Kita lihat lagi nanti gimana baiknya," katanya di kompleks parlemen Senayan, Kamis (9/6).

Meski demikian, Luhut memastikan tarif baru Borobudur tidak terlampau tinggi jika dibandingkan dengan tiket pariwisata dunia.

"Ya kita lihat nanti, kita dengarkan lagi pendapat masyarakat. Tapi itu sudah kita bandingkan dengan seluruh dunia, ya harganya kira-kira segitu," ujarnya.

"Yang lupa diberitahukan adalah dari (harga tiket) itu ada 25 persen untuk anak sekolah, itu hanya bayar 5000 rupiah," sambungnya.

Oleh karena itu, Luhut meminta masyarakat tidak nyinyir dengan keputusan terkait Borobudur. Sebab, keputusan dibuat berdasar studi dan data. "Jadi kita jangan jadi bangsa yang nyinyir gitu lho," ucapnya.

Luhut juga mengingatkan agar anggota Dewan dan pejabat tidak beraksi berlebih dan mencari panggung dengan cara mengkritik dirinya.

"Saya bilang juga pada DPR, jangan over react apalagi pejabat negara apalagi anggota DPR terus berkomentar, yang sepertinya kita tidak melakukan studi. Kita lakukan studi dengan baik," tutupnya.

Reporter: Delvira Hutabarat/Liputan6.com [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel