Luis Leeds, Layu sebelum Berkembang

Xaveria Yunita
·Bacaan 2 menit

Beberapa waktu lalu, ia mendapat tawaran untuk mengisi program pembalap muda tim Williams F1 jelang akhir 2019. Di sana, pembalap diaspora itu mempelajari banyak hal, mulai mengemudi dengan simulator, melakukan persiapan membalap termasuk mengenal seluk-beluk trek, terlibat dalam pengembangan mobil, memberi umpan balik kepada tim serta memahami segala hal tentang mesin.

Paket lengkap yang ditawarkan tentu membuat pemuda 20 tahun itu tergiur walaupun belum ada kepastian berlaga di F1. Tapi syarat adanya sponsor sangat memberatkan.

Luis Leeds pun sowan ke Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) demi mendapatkan sponsor dan dukungan. Sayangnya, komitmen tak kunjung diperoleh pemuda keturunan Australia-Indonesia itu hingga tenggat waktu yang ditetapkan, Desember 2019.

Juara Australian Formula 4 Championship 2019 itu terpaksa mundur lagi dan bertarung di kancah domestik Negeri Kanguru, sembari mencari jalan menuju cita-citanya.

Pemuda 20 tahun tersebut baru menyelesaikan tes privat awal dengan Garry Rogers Motorsport (GRM). Ia menjadi rekan setim James Golding untuk berkompetisi di ajang 2021 VHT S5000 Australian Drivers’ Championship.

<span class="copyright">Motorsport.com</span>
Motorsport.com

Motorsport.com

“Saya seorang kompetitor, jadi target saya menang Bintang Emas. Saya ingin jadi juara Australian Drivers. Saya bekerja keras di jeda musim dalam kondisi prima dan saya mempelajari data untuk membantu saya maju secepat mungkin,” ujarnya.

“Di AGP, saya kurang pengalaman pada kendaraan ban terbuka yang besar dan berat, tapi sangat penting kalau saya punya GRM dan orang-orang tangguh seperti James di sebelah saya. Barry dan Garry (pemilik tim) sangat berkomitmen dan punya minat besar terhadap olahraga motor. Mereka alasan saya termotivasi membalap di S5000.”

Jika menilik jejak rekamnya, Leeds sempat dekat dengan kursi F1. Pada 2016, ia tergabung dalam Red Bull Junior Team dan merengkuh peringkat ketiga di Kejuaraan F4 Inggris. Tapi hasil itu tidak cukup untuk mempertahankannya di program yang pernah diikuti Sebastian Vettel, Daniel Ricciardo, Mark Webber, Max Verstappen, Daniil Kvyat serta Alexander Albon.

<span class="copyright">Motorsport.com</span>
Motorsport.com

Motorsport.com