Luis Suarez Cibir Langkah Barcelona Gaet Luuk de Jong

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Barcelona - Kebijakan transfer Barcelona mendapat kritik dari mantan pemainnya Luis Suarez Miramontes. Ia mengaku heran dengan keputusan Barcelona merekrut bomber gaek asal Belanda, Luuk de Jong.

"Siapa yang merekomendasikan Luuk de Jong," kata Suarez yang pernah berkostum Barcelona di era 60an seperti dilansir Sportskeeda.

Barcelona membuat keputusan mengejutkan dengan merekrut De Jong dari Sevilla di bursa transfer musim panas ini. Padahal, De Jong sudah berusia 31 tahun.

Bukan hanya Suarez, sejumlah kritik juga datang dari beberapa mantan pemain La Liga Spanyol. Salah satunya adalah eks Real Sociedad dan Georghe Craioveanu.

Pria asal Rumania itu bahkan berseloroh kalau De Jong tidak akan masuk tim yang dia asuh saat ini, Universitatea Craiova.

"Barcelona merekrut pemain yang dengan segala hormat, adalah pemain penganti di Sevilla," kata Craioveanu.

"Saya kurang sreg, dia didatangkan seolah-olah pemain atas dan akan menjadi pemain utama," ujarnya menambahkan.

Butuh Waktu Lima Tahun

Pertama, Ronald Koeman lebih sering menyalahkan hasil buruk pertandingan adalah kesalahan pemain. Ia bahkan tak segan untuk mencela pemainnya sendiri. (AFP/Lluis Gene)
Pertama, Ronald Koeman lebih sering menyalahkan hasil buruk pertandingan adalah kesalahan pemain. Ia bahkan tak segan untuk mencela pemainnya sendiri. (AFP/Lluis Gene)

Craioveanu mengatakan, Barcelona butuh waktu lima tahun untuk kembali ke performa terbaiknya. Saat ini, kondisi tim asuhan Ronald Koeman itu tengah babak belur.

"Barcelona sekarang tidak seperti yang seharusnya. Saya percaya, butuh waktu lima atau enam tahun untuk kembali seperti semula," ujarnya.

Barcelona saat ini menempati peringkat sembilan klasemen sementara. Dari tujuh pertandingan, Blaugrana baru mengoleksi 12 poin.

Klasemen La Liga

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel