Lukas Enembe Diperiksa KPK Besok Usai Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RSPAD

Merdeka.com - Merdeka.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memeriksa Gubernur Papua Lukas Enembe sebagai tersangka kasus korupsi proyek infrastruktur di bumi cenderawasih pada Rabu (11/1) besok. Pemeriksaan dilakukan setelah Lukas Enembe menjalani pemeriksaan kesehatan di RSPAD Gatot Subroto usai tiba di Jakarta pada Selasa (10/1) malam.

"Yang jelas bukan malam ini. Jadi diagendakan besok," kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan di gedung merah putih KPK, Selasa (10/1).

Ali mengatakan, Lukas Enembe telah tiba di Bandara Soekarno-Hatta sejak pukul 20.45 WIB. Politisi Partai Demokrat itu langsung menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu di RSPAD.

Ali menambahkan, KPK masih memiliki waktu selam 1X24 jam untuk menentukan status perkara Lukas Enembe usai dijemput paksa sesuai dengan hukum acara pidana. Namun Ali tidak menjelaskan rinci apakah KPK besok langsung akan menahan Lukas Enembe atau tidak.

"Besok pimpinan hadir termasuk deputi penindakan tentunya untuk menjelaskan kepada masyarakat terkait dengan perkembangan dari penanganan perkara yang dimaksud. Jadi itu yang bisa kami sampaikan perkembangan terbaru," kata Ali.

Tiba di Jakarta, Lukas Enembe Cek Kesehatan di RSPAD Sebelum Dibawa ke Gedung KPK

Gubernur Papua Lukas Enembe akan dibawa ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto terlebih dahulu sebelum diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Lukas sebelumnya digelandang penyidik KPK untuk diperiksa sebagai tersangka kasus suap infrastruktur usai ditangkap di rumah makan kawasan Jayapura, Selasa (10/1).

Lukas dijemput paksa dan langsung dibawa ke Jakarta dari Bandara Sentani, Papua, sekitar pukul 14.00 WIB dengan transit terlebih dahulu di Bandara Manado. Lukas tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, pukul 20.45 WIB, dan dibawa ke RSPAD sebelum menjalani pemeriksaan di KPK.

"Direncanakan nanti akan dilakukan pemeriksaan lebih dahulu ya di rumah sakit RSPAD," ujar Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan di gedung KPK, Selasa (10/1).

Ali mengatakan, pemeriksaan kesehatan Lukas di RSPAD Gatot Soebroto untuk memenuhi hak-hak daripada politisi Partai Demokrat tersebut.

"Sekali lagi ini untuk memenuhi hak-hak tersangka terkait dengan kesehatannya. Tidak ada terkait perbedaan, tapi karena memang alasan kesehatan, tentu terus kita perhatikan," ujar dia. [gil]