Lukas Enembe: PON Papua simbol kemenangan kita bersama

·Bacaan 2 menit

Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan pergelaran PON Papua ini adalah simbol dari kemenangan bersama seluruh rakyat Indonesia pada acara pembukaan PON di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Sabtu malam waktu setempat.

"Hari ini dengan penuh harapan, saya mengajak sahabat-sahabat semua, PON XX Papua 2021 ini adalah simbol kemenangan, simbol kemenangan kita bersama. Selamat datang selamat bertanding. Torang Bisa!" ujar Lukas.

Selain itu, Lukas juga mengatakan akan menunjukkan kepada sahabat-sahabat di seluruh penjuru Nusantara jika Papua akan senantiasa akan menjadi bagian dari Indonesia.

"Dari tanah Papua saya akan tunjukkan kepada seluruh sahabat-sahabat dari penjuru nusantara bahwa kami masyarakat Papua akan senantiasa menjadi bagian tidak terpisahkan dari Bumi Indonesia karena Merah Putih selalu terpatri dalam hati dan jiwa kami," terang Lukas.

Baca juga: Gubernur Lukas Enembe janjikan banyak tawa dan senyum selama PON Papua

Dirinya lanjut mengatakan seluruh masyarakatnya merasa bangga menjadi tuan rumah gelaran PON Papua dan melihat seluruh anak bangsa berkumpul di tanah Papua.

"Sebuah kebanggaan bagi kami penduduk Provinsi Papua melihat seluruh anak bangsa berkumpul dan bersatu di tempat ini," ujar Lukas pada acara pembukaan PON Papua di Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, Sabtu malam waktu setempat.

Selain mengungkapkan rasa kebanggaan, Lukas juga turut berterima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang mendukung diadakannya gelaran olahraga terbesar di Indoneia di tanah Papua.

Dirinya juga turut mengucapkan terima kasih kepada atlet-atlet terpilih yang akan tampil pada ajang PON Papua yang mewakili daerah-daerahnya masing-masing.

PON Papua sudah berjalan sejak 22 September lalu pada beberapa cabang olahraga yang dimulai oleh babak penyisihan hingga perebutan medali.

Selanjutnya direncanakan PON Papua akan terus bergulir hingga beberapa hari mendatang dan akan mempertarungkan beberapa cabang olahraga lagi sebelum akhirnya akan ditutup pada 15 Oktober.

Baca juga: Ketum KONI Pusat tekankan pentingnya sportivitas di PON Papua
Baca juga: Delapan atlet legenda Papua bawa bendera PON

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel