Luke Shaw Adalah Korban Kepemimpinan Jose Mourinho

Riki Ilham Rafles
·Bacaan 1 menit

VIVALuke Shaw bergabung dengan Manchester United pada 2014. Dia didatangkan dari Southampton karena dianggap sebagai salah satu bek kiri terbaik Inggris.

Seiring waktu penampilan Shaw menurun. Selain cedera, tapi ada juga faktor kepelatihan yang membuatnya kehilangan peran dalam tim.

Gelandang MU, Paul Pogba menyadari sejak kedatangan Ole Gunnar Solskjaer, performa Shaw kembali bagus. Di musim ini dia jadi andalan di sejumlah kompetisi.

"Mungkin karena metode Ole berhasil, dia lebih dengan dengan para pemain," kata Pogba, dikutip dari Sky Sports.

"Setiap pelatih memiliki caranya sendiri untuk melatih dan menangani pemain. Sebagai pemian, Anda harus beradaptasi. Terkadang itu tidak cocok untuk Anda," imbuhnya.

Di era Jose Mourinho menjadi manajer MU, Pogba menilai adalah masa sulit bagi Shaw. Dia tidak mendapat kepercayaan untuk bermain.

Perannya dalam tim seolah tak ada artinya bagi Mourinho. Tak bisa dipungkiri, itulah penyebabnya Shaw seolah tenggelam.

"Ole telah banyak membantu Luke. Musim yang sulit bagi Luke ketika bersama Mourinho. Dia telah membuktikan dia memiliki kualitas yang selalu dia miliki dan kepercayaan dari manajer," tutur Pogba.

Dalam tiga musim Mourinho melatih MU, total Shaw cuma bermain dalam 34 pertandingan Premier League. Itu jauh berbeda ketimbang Solskjaer yang masuk di pertengahan 2018/2019.

Sampai sekarang Shaw sudah tampil dalam 68 pertandingan Premier League. Pemain berusia 25 tahun itu menjadi andalan mengawal posisi bek sayap kiri.