Luna Maya Merinding Dengar Kisah Hijrah Dewi Sandra

Donny Adhiyasa, Nuvola Gloria
·Bacaan 1 menit

VIVADewi Sandra punya segudang cerita dan pengalaman mengenai kisah dia menjadi mualaf dan berhijrah. Dewi bersyukur dengan keputusannya tersebut.

Dewi sudah menjadi mualaf sejak lebih kurang 7 tahun lalu. Hal ini dia sampaikan melalui channel YouTube Luna Maya berjudul "LUNA MAYA: TERIMA KASIH DEWI SANDRA AKU MERINDING...".

"Sudah berapa tahun ya mempelajari? Ten years?" tanya Luna. "No no no, ten years not yet, ini tahun ke tujuh," jawab wanita berdarah Inggris-Betawi itu.

Dewi merasa terus banyak belajar. Dia pun berusaha menjadi pribadi yang lebih baik lagi untuk masa depan. Berpindah agama merupakan pilihan yang tepat menurut wanita kelahiran Brazil itu.

"And I swear this is the best decision I've made in my life (Sungguh ini keputusan terbaik yang kuambil dalam hidupku)," ujarnya.

Proses hijrah Dewi dimulai saat tengah menghadapi masalah yang membuatkan protes dengan keadaan.

"Akhirnya, aku berusaha mencari dengan belajar. Apa sih, kok ada orang yang tenang, semua masalah ada solusinya, coba jelasin ke gue gimana," ujar dia lagi.

"Katanya 'coba buka ayat ini'. And you read it, then make sense, but the same time that doesn't make sense (Dan kamu membacanya, dan rasanya masuk akal, tapi pada waktu yang sama tak masuk akal)," ungkap Dewi mengenang.

Dia pun belajar dengan seorang guru yang tepat. Menurutnya hal tersebut sangat penting.

"Seorang murid itu enggak akan mendapat jawaban sampai dia siap. Lo mau ketemu guru sebanyak apa pun, kalau hati enggak siap, ilmunya enggak masuk," ujar Dewi Sandra.

"Belajar agama lo harus zero banget. harus bikin diri lo bego, lemah, zero. Ketika punya pemahaman lo akan berdebat, gue melewati fase itu ya. Gue melewati belajar dari guru satu ke guru yang lain," katanya.