Lurah Krukut Benarkan 33 Warganya Karantina di Wisma Atlet dan 1 Suspek Omicron

·Bacaan 1 menit
Aktivitas pasien COVID-19 di RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Jumat (17/15/2021). RSDC Wisma Atlet Kemayoran memberlakukan lockdown menyusul temuan adanya petugas kebersihan di tempat itu yang terpapar varian baru corona B.1.1.529 atau Omicron. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Liputan6.com, Jakarta Lurah Krukut, Jakarta Barat Ilham Nurkarin membenarkan sebanyak 33 warganya terduga terkonfirmasi positif Covid-19 dan telah dievakuasi ke Rumah Sakit Darurat Corona (RSDC) Wisma Atlet.

"33 orang tersebut dibawa karena hasil swab antigennya positif, dan dibawa ke RSDC Wisma Atlet untuk menjalani isolasi terkendali," kata Ilham saat dikonfirmasi Liputan6.com, Sabtu (8/1/2022).

Dia menjelaskan, awalnya salah satu warga ada ada yang terkonfirmasi Covid-19. Ilham menyatakan berdasarkan info dari Kepala Puskesmas Tamansari pasien tersebut dinyatakan sebagai suspek kasus Omicron.

"Belum dinyatakan resmi Omicron yah, masih probable," ucapnya.

Lanjut Ilham, pihaknya langsung melakukan tracing pertama pada Kamis (6/1/2022) dan hasilnya 13 orang positif Covid-19 berdasarkan tes antigen dan langsung menjalani karantina di Wisma Atlet.

Kemudian, tracing kedua juga dilakukan pada Jumat (7/1/2022) kepada 63 warga. Ilham menyatakan sebanyak 20 orang dinyatakan Covid-19.

"Info terakhir dari 33 orang tersebut 13 orang hasil PCR-nya sudah keluar dan benar hasilnya positif," jelas dia.

Kasus Aktif Capai 1.000

Sebelumnya, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Dwi Oktavia menyatakan ada kenaikan kasus aktif di Ibu Kota sebanyak 224 pada Jumat (7/1/2022). Sedangkan kenaikan kasus positif harian sebanyak 300 orang.

Kata dia, dengan adanya penambahan tersebut jumlah kasus aktif kini sebanyak 1.394 orang yang masih dirawat/isolasi.

"Perlu digarisbawahi bahwa 1.082 orang dari jumlah kasus aktif adalah pelaku perjalanan luar negeri. Sedangkan, kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR hari ini bertambah 300 orang sehingga total 866.631 kasus, yang mana 230 di antaranya adalah pelaku perjalanan luar negeri," kata Dwi dalam keterangan tertulis.

Lanjut dia, dari penambahan kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 851.648 dengan tingkat kesembuhan 98,3 persen. Kemudian sebanyak 13.589 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel