Lurah Lenteng Agung Hadapi Demonstran dengan Senyum

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Dwi Rizki

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menanggapi aksi unjuk rasa Forum Penolak Penempatan Lurah Lenteng Agung di Kantor Kelurahan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (28/8/2013), Kepala Kelurahan Lenteng Agung, Susan Jasmine Zulkifli hanya tersenyum.

Ratusan warga yang terlihat berbaris dan berorasi menolak kehadirannya, hanya dibalasnya dengan lambaian tangan dan sesekali anggukan kepala. Kemudian, ia mempersilakan beberapa orang perwakilan warga bertemu dengannya.

"Mereka itu kan warga saya, menyalurkan aspirasi silakan saja. Saya hanya melaksanakan tugas sesuai SK Gubernur. Karena bukan wewenang saya, saya cuma kerja di sini. Itu kan wewenang gubernur dan wakil gubernur (mengangkat Lurah)," katanya saat ditemui Wartakotalive.com di Kantor Kelurahan Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (28/8/2013).

Sebuah pertanyaan yang dilontarkan para pengunjuk rasa, yakni sejak dirinya menjabat, beberapa program keagamaan lurah sebelumnya seperti pengajian maupun pertemuan lain yang tak ada lagi, dijawab Susan dengan tersenyum dan gelengan kecil.

Menurutnya, walau ia berbeda keyakinan, seluruh program warga terkait kegiatan keagamaan ibadah Umat Islam, akan terus dilakukan.

Karena, hal tersebut bukan masalah, mengingat masih ada Wakil Lurah dan Staf Kantor Kelurahan yang dapat mewakilinya.

"Walaupun saya enggak bisa dateng karena saya non Muslim, saya punya wakil dan staf yang bisa mewakili saya," jelasnya. (*)

Baca Juga:

Kantor Kelurahan Lenteng Agung Tetap Beraktivitas Meski Lurah Didemo

Lurah Lenteng Agung: Saya Cuma Kerja di Sini

Ratusan Warga Lenteng Agung Tolak Lurah Hasil Lelang

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.