Luthfi Hasan: Saya belum bisa ngomong, saya pelajari dulu

MERDEKA.COM,

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan anggota DPR berinisial LHI yang diduga Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq menerima suap dalam kasus daging impor. Uang suap dari PT Indoguna Utama itu senilai Rp 1 miliar.

"Saya belum bisa ngomong apa-apa pelajari dulu apa yang terjadi," kata Luthfi usai Rapat Pleno DPP PKS di Jalan TB Simatupang No 82, Pasar Minggu Jakarta Selatan, Rabu (30/1).

Luthfi tidak mau menjelaskan secara rinci perihal status tersangka yang ditetapkan oleh KPK dalam kasus impor daging. Luthfi yang mengenakan baju putih polos terlihat langsung naik ke lantai 3 dengan menggunakan lift.

Sebelumnya, KPK menemukan Luthfi Hasan Ishaaq dan AF diduga melanggar pasal 12 a atau b, atau pasal 5 ayat 1 dan 2, atau pasal 11 Undang-Undang nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang nomor 20 Tahun 2001 juncto Pasal 55 Ayat (1) ke 1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.