Luthfi Panggil Darin Mumtazah `Mamah`

TEMPO.CO, Jakarta - Cerita mengenai hubungan antara eks Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq dan Darin Mumtazah sampai kini belum terungkap jelas. Namun Sayitno, satpam RT di tempat tinggal mereka, di Jatinegara, Jakarta Timur, membuka sedikit tabir relasi keduanya.

"Darin manggil Pak Luthfi itu papah, dan Pak Luthfi manggil Darin, mama," kata Sayitno di rumah berukuran 10 x 15 meter itu, Rabu, 22 Mei 2013.

Sayitno mengaku mendengar percakapan itu enam bulan lalu ketika dia meminta minyak pijat kepada Luthfi. "Pak Luthfi meminta minyak ke Darin dengan memanggil `mama` dan sebaliknya Darin memanggil Luthfi `papa`," kata dia.

Nama Darin Mumtazah mencuat setelah dia dua kali mangkir dari panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi. Darin Mumtazah akan diperiksa sebagai saksi kasus pencucian uang yang melibatkan Ahmad Fathanah dan mantan Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.

Luthfi kerap dikaitkan dengan Darin Mumtazah. Pelajar SMK kelas 3 yang masih bau kencur itu kerap disebut sebagai teman dekat Luthfi. Ada yang bahkan menyebutnya sebagai istri keempat. Tapi dugaan itu belum terbukti karena hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Darin Mumtazah ataupun Luthfi. Luthfi hanya melirik ketika dikonfirmasi mengenai Darin.

AFRILIA SURYANIS

Topik terhangat:

PKS Vs KPK | E-KTP | Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh

Berita lainnya:

Bisnis Labora Sitorus Dimulai dari Miras Cap Tikus

Begini Kronologi Katon Bagaskara Terjatuh

PKS: Ada yang Mencari-cari Kesalahan Kami

Di Prancis Ada Masjid Gay

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.