Lycee Francais Jadi Sekolah Percontohan Penerapan Protokol Kesehatan di DKI

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Lycee Francais di bilangan Cipete, Jakarta Selatan menjadi salah satu sekolah percontohan penerapan protokol kesehatan di DKI Jakarta. Pembelajaran tatap muka di Lycee Francais De Jakarta sudah dimulai sejak 12 April 2021, seiring sekolah internasional ini menjadi Pilot School sebagai percontohan penerapan protokol kesehatan.

Secretaire de Direction Lycee Francais Elys Siagian mengatakan, penerapan protokol kesehatan ditunjukan Lycee Français Jakarta kepada 10 kepala sekolah SD di DKI Jakarta. Penerimaan pimpinan sekolah ini atas usulan dari tim Gubernur Provinsi DKI Jakarta ketika memonitor uji coba selama dua minggu tahap awal.

Kedatangan sejumlah kepala sekolah SD memeroleh pelatihan terkait penerapan protokol kesehatan selama pembelajaran tatap muka. Hal ini sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19.

"Kami menerima 5 kepala sekolah SD pada Senin (24 Mei 2021) dan 5 kepala sekolah hari ini (Jumat, 28 Mei 2021). Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi rekan-rekan kami, kepala sekolah Indonesia," terang Elys melalui keterangan tertulis kepada Health Liputan6.com, Jumat (28/5/2021) malam.

"Kami menghargai studi banding ini. Kami memiliki visi bersama dalam menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk menyambut siswa di sekolah. Kami mengucapkan terima kasih kepada Satgas DKI atas semua kerja yang dilakukan dan semua pelatihan yang dilakukan dalam rangka Sekolah Piloting (Pilot School)."

Ruang Kelas Didisinfektan hingga Dilengkapi Filter HEPA

Siswa mengikuti kegiatan belajar metode blended learning (sistem pembelajaran campuran) di Lycee Francais De School, Jakarta, Jumat (28/5/2021). Sekolah ini menerapkan sistem pembelajaran tatap muka dengan daring agar ruang kelas hanya diisi 50 persen kapasitas siswa. (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Siswa mengikuti kegiatan belajar metode blended learning (sistem pembelajaran campuran) di Lycee Francais De School, Jakarta, Jumat (28/5/2021). Sekolah ini menerapkan sistem pembelajaran tatap muka dengan daring agar ruang kelas hanya diisi 50 persen kapasitas siswa. (Liputan6.com/Faizal Fanani)

Protokol kesehatan di Lycee Francais De Jakarta, lanjut Elys Siagian sudah disesuaikan dengan standar sebagaimana arahan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. Aturan dirancang sedemikian rupa supaya sekolah bersih dan aman.

"Dengan program ini, Lycee memiliki protokol yang lengkap mulai para murid tiba di sekolah, masuk kelas, saat proses belajar sampai meninggalkan sekolah. Hal ini adalah komitmen kami tetap menjaga kesehatan seluruh siswa, guru, dan karyawan dalam memberikan pendidikan terbaik," lanjutnya.

"Pintu masuk dan pintu keluar utama kami pun berbeda, tangga semuanya searah. Hal tersebut kami lakukan dalam rangka menghindari papasan. Setiap pertukaran pelajaran, kami memastikan, setiap ruang kelas selalu dibersihkan dengan disinfektan berstandar tinggi yang dapat membunuh bakteri dan virus, tetapi tak beracun."

Pegangan pintu, keran hingga kamar mandi juga terjaga bersih setiap hari. Area-area yang sering dilalui siswa juga akan menjadi prioritas utama. Selain mewajibkan penggunaan masker, Lycee Francais De Jakarta menyediakan tenaga kesehatan di sekolah untuk mendukung seluruh kebutuhan

"Semua ruangan kelas kami berventilator dan dilengkapi penjernih udara filter HEPA dan teknologi ion plasmacluster untuk membersihkan udara di ruang kelas. Pembersih ini memenuhi Clean Air Delivery Rate (CADR) untuk keluarga virus SARS, termasuk virus," imbuh Elys.

Infografis Apa pun Virus dan Variannya Tetap Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19

Infografis Apa pun Virus dan Variannya Tetap Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Apa pun Virus dan Variannya Tetap Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan Video Menarik Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel