Mabes Polri: Dilarang Main Petasan!

TEMPO.CO, Jakarta -Markas Besar Kepolisian melarang penggunaan petasan. Biasanya, penggunaan petasan meningkat jika di seputar lebaran. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Ronny Frankie Sompie mengatakan petasan sangat bahaya untuk diri sendiri dan orang lain. "Sudah ada orang yang meninggal dunia karena ledakan petasan, pagi tadi, bernama Muto Danuri yang berusia 20 tahun," kata dia melalui pesan pendek, Rabu, 7 Agustus 2013.

Menurut Ronny, Muto meninggal karena tak sempat meninggalkan petasan saat dinyalakan. "Sumbunya terlalu pendek," kata dia. Muto bermain petasan di jembatan Nambo, Watukumpul, Pemalang, Jawa Tengah. Adik Muto yang bernama Irfan luka berat.

Bukan kali ini saja petasan bikin masalah. Selasa kemarin, 6 Agustus 2013 di Kota Meureudu, Aceh, bermacam jenis petasan meledak. Tak ada korban jiwa, meski membuat warga panik. Kuatnya ledakan menyebabkan kaca depan Bank Mandiri Syariah di Jalan Iskandar Muda retak. Warga sekitar berlarian menghindari percikan.

Kemarin malam di Desa Godong, Kecamatan Gudo, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Didik Irwanto, tewas kena ledakan. Petasan itu menghancurkan rumahnya dan melukai seorang temannya.

MUHAMAD RIZKI

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.