Macam-Macam Dzikir dan Keutamaannya bagi Umat Islam

·Bacaan 6 menit

Liputan6.com, Jakarta Macam-macam dzikir perlu dikenali seluruh umat Islam. Pasalnya, berzikir tentunya memberikan berbagai keutamaan yang sangat baik untuk seorang muslim. Dengan berdzikir seorang muslim senantiasa akan dilimpahkan kebaikan dan selalu diingat oleh Allah SWT.

Dalam surat Al-Baqarah, Allah SWT berfirman:

"Ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku ingat (pula) kepadamu" (QS. Al-Baqarah [2]: 152).

Dzikir atau zikir adalah puji-pujian kepada Allah yang diucapkan berulang-ulang. Dzikir merupakan ibadah dalam rangka seorang umat Islam untuk selalu mengingat Allah SWT. Dzikir bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.

Macam-macam dzikir bisa kamu lafalkan secara rutin dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi, ibadah satu ini tentunya memiliki beragam keutamaan untuk bekal menuju akhirat nanti bagi seorang umat Islam.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Senin (27/12/2021) tentang macam-macam dzikir.

Macam-Macam Dzikir

Macam-Macam Dzikir Credit: freepik.com
Macam-Macam Dzikir Credit: freepik.com

Macam-macam dzikir terdiri dari puji-pujian kepada Allah SWT yang mungkin sudah tidak asing lagi kamu dengar sebagai seorang muslim. Ada beberapa kalimat yang bila dibaca dapat meningkatkan rasa cinta Allah SWT kepada umat-Nya, terutama setelah salat. Hal itu terdapat dalam hadist Rasulullah yang berbunyi:

"Diriwayatkan dari Samurah bin Jundub RA berkata: Rasulullah SAW bersabda, ‘Ucapan yang paling dicintai oleh Allah ada empat hal yaitu, subhanallah, wal hamdulillah, wa la ilaha illallah, wallahu akbar. Keempat kalimat ini boleh dimulai sesuai yang ia kehendaki.” (HR. Imam Muslim)

Jika dilihat dari masing-masing kalimat, bacaan dzikir tersebut memiliki arti tersendiri. Berikut penjelasan makna macam-macam dzikir tersebut:

1. "Subhanallah", Artinya: Maha Suci Allah

2. "Wal hamdulillah", Artinya: Segala puji bagi Allah.

3. "Wa la ilaha illallah", Artinya: Tidak ada satu Tuhan pun yang disembah kecuali Allah.

4. "Allahu akbar", Artinya: Allah Maha Besar.

Macam-Macam Dzikir (Istighfar dan Bacaan Tasbih)

Ilustrasi Islami, muslim, berdoa. (Gambar oleh mohamed Hassan dari Pixabay)
Ilustrasi Islami, muslim, berdoa. (Gambar oleh mohamed Hassan dari Pixabay)

Macam-macam dzikir dapat kamu lafalkan setiap saat. Berikut macam-macam dzikir yang bisa kamu terapkan sehari-hari:

Istighfar

Macam-macam dzikir yang pertama adalah istighfar. Terdapat bacaan istighfar yang singkat, bacaan istighfar yang panjang dan doa sayyidul istighfar.

Bacaan Istighfar singkat:

Astaghfirullah Al Adzim

Artinya: "Aku memohon ampunan kepada Allah yang Maha Agung."

Bacaan Istighfar panjang:

Astaghfirullohal azhim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qoyyum wa atubu ilaih

Artinya: "Aku memohon ampunan kepada Allah yang Maha Agung, tiada tuhan selain Dia yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat pada-Nya."

Bacaan Sayyidul Istighfar:

Allahumma anta rabbii laa ilaaha illa anta khalaqtanii wa anaa ‘abduka wa anaa ‘alaa ‘ahdika wa wa’dika maastatha’tu a’uudzubika min syaramaa shana’tu abuu-u laka bini’matika ‘alayya wa abuu-u bidzanbii faaghfirlii fainnahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta

Artinya: "Ya Allah, Engkaulah Tuhanku tiada tuhan selain Engkau yang menciptakan aku. Dan aku adalah hamba-Mu, dan aku akan setia pada janjiku kepada-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang aku perbuat. Kuakui segala nikmat-Mu atasku dan aku akui segala dosaku. Maka ampunilah aku karena sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Engkau."

Tasbih

Bacaan tasbih adalah salah satu kalimat thoyyibah yang merupakan macam-macam dzikir. Dzikir membaca kalimat tasbih berarti kamu mengakui bahwa kamu merupakan manusia yang kotor dan tak luput dari dosa. Berikut bacaannya:

Subhaanal malikil qudduus

Artinya: "Maha Suci Engkau yang Maha Merajai lagi Maha Suci dari berbagai kekurangan" (HR. Abu Daud).

Macam-Macam Dzikir (Bacaan Tahmid, Takbir, dan Tahlil)

Tahmid

Bacaan tahmid sering kali diucapkan ketika seorang muslim bersyukur kepada Allah SWT untuk nikmat yang telah diberikan.

Alhamdulillah

Artinya: "Segala puji bagi Allah."

Takbir

Bacaan takbir merupakan seruan umat muslim di seluruh dunia kepada Allah SWT yang berarti memuliakan Allah.

Allahu akbar

Artinya: "Allah Maha Besar"

Tahlil

Kalimat tahlil adalah bagian dalam kalimat syahadat, yang hakikatnya adalah inti dari semua landasan dalam ajaran Islam yang bermakna bahwa Allah SWT adalah Tuhan yang Esa.

Laailaaha Illallah

Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah"

Dzikir Pagi dan Petang

Dzikir Pagi dan Petang. (via: istimewa)
Dzikir Pagi dan Petang. (via: istimewa)

Waktu zikir pagi yang dianjurkan dimulai sejak tibanya waktu Subuh hingga matahari terbit. Sementara zikir sore atau petang dimulai sejak masuknya waktu Asar hingga matahari terbenam. Pada waktu tersebut umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak zikir dan mendekatkan diri pada Allah SWT.

Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT dalam Surat Qaf ayat 39 yang artinya sebagai berikut.

" Maka bersabarlah kamu terhadap apa yang mereka katakan dan bertasbihlah sambil memuji Tuhanmu sebelum terbit matahari dan sebelum terbenam(nya)."

Ajakan untuk berdzikir pagi dan petang tertuang dalam sejumlah ayat Al Quran dan hadis.

Allah Ta’ala berfirman, “Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan sore. Dialah yang memberi rahmat kepadamu dan malaikat-Nya (memohonkan ampunan untukmu), supaya Dia mengeluarkan kamu dari kegelapan kepada cahaya (yang terang). Dan adalah Dia Maha Penyayang kepada orang-orang yang beriman” (QS. Al-Ahzab: 42-43).

“Maka bertasbihlah kepada Allah di waktu kamu berada di sore hari dan waktu kamu berada di waktu pagi hari” (QS. Ar-Rum:17).

Keutamaan Dzikir

Mendapat perlindungan Allah

Keutamaan dzikir pagi dan petang yang pertama adalah mendapatkan perlindungan dari Allah SWT. Orang yang senantiasa memuji kebesaran Allah akan selalu terlindung dari keburukan. Dzikir juga bisa membuka pintu keselamatan dunia akhirat.

Dalam hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu disebutkan bahwa barangsiapa yang mengucapkan dzikir ini di sore hari sebanyak tiga kali, maka ia tidak akan mendapat bahaya racun di malam tersebut. (HR. Ahmad 2/290).

Mendekatkan diri pada Allah

Berdzikir merupakan salah satu amalan yang paling disukai Allah SWT. Ini tertuang dalam hadis yang berbunyi:

“Maukah kamu aku tunjukkan perbuatanmu yang terbaik, paling suci di sisi Raja-mu (Allah), dan paling mengangkat derajatmu; lebih baik bagimu dari infak emas atau perak, Para Sahabat yang hadir berkata: “Mau (wahai Rasulullah)!” Beliau bersabda: “Dzikir kepada Allah Yang Mahatinggi.” (HR. At-Tirmidzi no. 3377).

Berdzikir juga bisa mengingatkan diri pada kehidupan setelah kematian, dan membuat selalu ingat akan kebesaran-Nya.

Dicukupi kebutuhannya

Berdzikir bisa membuka pintu rezeki. Ini membuat segala urusan dunia dan akhirat terasa lancar dan mudah dilalui. Saat berdzikir, Anda akan merasa selalu bersyukur dengan segala apa yang telah dimiliki. Ini membuat hati selalu merasa cukup dan jauh dari perasaan tamak dan serakah.

Dijanjikan surga

Karena termasuk amalan yang disukai Allah SWT, berdzikir tentunya memiliki ganjaran yang luar biasa. Siapa pun yang berdzikir setiap harinya akan dijanjikan surga oleh Allah.

Dari Syaddad bin Aus radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa mengucapkan dzikir ini di siang hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati pada hari tersebut sebelum sore hari, maka ia termasuk penghuni surga. Dan barangsiapa yang mengucapkannya di malam hari dalam keadaan penuh keyakinan, lalu ia mati sebelum shubuh, maka ia termasuk penghuni surga.” (HR. Bukhari (7/150, no. 6306).

Amalan yang disukai Rasulullah

Berdzikir juga merupakan amalan yang disukai Rasulullah. Rasulullah tidak pernah melewatkan dzikirnya setiap hari. Inilah mengapa dzikir menjadi salah satu sunah rasul yang dianjurkan oleh umat muslim.

Memberi ketenangan

Berdzikir bisa membuat umat muslim merasa tenang hatinya. Saat berada di dekat Allah SWT, hati akan selalu merasa tenang dan damai. Ini sesuai dengan ayat Al Quran yang berbunyi:

“…Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenang.” (QS. Ar-Ra’d: 28).

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel