Macam-Macam Gaya dalam Fisika yang Perlu Diketahui

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Gaya adalah gerakan menarik atau mendorong yang menyebabkan benda bergerak. Gaya juga bisa berubah arah dan berubah bentuk.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gaya mempunyai beberapa arti. Pertama, gaya adalah dorongan atau tarikan yang akan menggerakkan benda bebas (tak terikat).

Gaya juga berarti besaran yang mempunyai besar dan arah tertentu. Terakhir, gaya adalah suatu interaksi yang bila bekerja sendiri menyebabkan perubahan keadaan benda.

Tak bisa dimungkiri, dalam kehidupan sehari-hari banyak aktivitas yang berhubungan dengan gaya, baik disengaja maupun tidak disengaja.

Ada bermacam-macam gaya yang sering ditemukan saat beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari, Apa saja macam-macam gaya tersebut?

Berikut ini rangkuman tentang macam-macam gaya yang perlu diketahui, seperti dilansir dari emodul.kemdikbud.go.id, Senin (25/10/2021).

Pengaruh Gaya Terhdap Benda

AC Milan kembali membuang peluang pada menit ke-27. Kali ini giliran Theo Hernandez yang gagal memaksimalkan tendangan bebas yang masih melenceng dari gawanag Spezia. (AFP/Albetto Pizzoli)
AC Milan kembali membuang peluang pada menit ke-27. Kali ini giliran Theo Hernandez yang gagal memaksimalkan tendangan bebas yang masih melenceng dari gawanag Spezia. (AFP/Albetto Pizzoli)

Sebelum membahas macam-macam gaya, ketahui pengaruhnya terhadap suatu benda. Berikut ini pengaruh gaya terhadap benda:

1. Gaya menyebabkan benda diam bergerak

Contoh: kelereng yang awalnya diam dapat bergerak setelah disentil, meja yang awalnya diam dapat berpindah tempat setelah didorong, dan sebagainya.

2. Gaya menyebabkan benda bergerak diam

Contoh: bola yang melaju kencang akan diam setelah ditangkap oleh kiper (penjaga gawang).

3. Gaya dapat menyebabkan benda berubah arah

Contoh: bola pingpong atau bola kasti yang dilempar ke arah tembok akan berubah arah setelah membentur tembok.

4. Gaya dapat menyebabkan benda bergerak lebih cepat

Contoh: Mobil atau motor yang bergerak lambat akan bertambah kecepatannya setelah digas oleh pengemudinya.

5. Gaya dapat mengubah bentuk benda

Contoh: kaleng minuman yang kosong akan penyok setelah diinjak dengan keras, plastisin berubah bentuk jika ditekan.

Macam-Macam Gaya

Ilustrasi melatih otot kaki. Credit: pexels.com/Anna
Ilustrasi melatih otot kaki. Credit: pexels.com/Anna

1. Gaya otot

Gaya otot adalah gaya yang dilakukan oleh otot-otot tubuh. Gaya otot sering dilakukan pada saat menarik dan mendorong barang, mengangkat barang, atau saat berolahraga.

2. Gaya pegas

Gaya pegas merupakan kekuatan yang ditimbulkan oleh karet atau pegas yang diregangkan. Contohnya saat seseorang memanah, karet akan melontarkan anak panah setelah karet yang ditarik dilepas.

Macam-Macam Gaya

Ilustrasi magnet. / Sumber: Pixabay
Ilustrasi magnet. / Sumber: Pixabay

3. Gaya listrik statis

Gaya listrik statis adalah kekuatan yang dimiliki benda yang bermuatan listrik untuk menarik benda di sekitarnya. Untuk membuktikannya, bisa melakukan beberapa percabaan kecil.

Cobalah menggosokan penggaris plastik pada rambut secara berulang-ulang. Selanjutnya dekatkan penggaris tersebut ke potongan kertas maka kertas akan menempel ke penggaris tersebut.

4. Gaya magnet

Gaya magnet adalah gaya yang dihasilkan oleh magnet. Hanya benda yang mengandung unsur besi atau baja yang akan menempel ke magnet. Benda yang terbuat dari plastik atau kertas tidak akan tertarik dan menempel ke magnet.

Macam-Macam Gaya

Ilustrasi lari. (dok. pexels/Andrea Piacquadio)
Ilustrasi lari. (dok. pexels/Andrea Piacquadio)

5. Gaya gravitasi

Gaya gravitasi disebut juga gaya tarik adalah kekuatan bumi untuk menarik benda ke bawah. Contohnya saat melemparkan bola ke atas, bola akan jatuh ke bawah.

Demikian juga buah yang ada di pohon, jika rontok akan jatuh ke bawah. Jadi, gaya gravitasi bumi menyebabkan benda bergerak jatuh ke bawah.

Gaya gravitasi dipengaruhi oleh ketinggian, ukuran, dan bentuk benda. Makin berat suatu benda, akan makin cepat pula benda itu jatuh ke bawah. Sebaliknya, benda yang ringan akan lebih lambat jatuh ke bawah.

6. Gaya gesek

Gaya gesek timbul karena gesekan dua benda. Misalnya saat berlari, sepatu akan bergesekan dengan jalan sehingga kita akan berlari dengan aman.

Sumber: Kemdikbud

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel